Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini, Simak Rekomendasi Sahamnya

Kompas.com - 11/10/2023, 09:30 WIB
Kiki Safitri,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak menguat pada Rabu (11/10/2023). Sebelumnya, IHSG pada penutupan Selasa (10/10/2023) berakhir di zona hijau pada level 6.922,18 atau naik 0,45 persen (30,7 poin).

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Ivvestindo Maximilianus Nico Demus mengatakan, hari ini IHSG berpotensi menguat terbatas. Beberapa sentimen yang membayangi pergerakan IHSG di antaranya, kinerja penjualan ecaran, dan perlambatan ekonomi China.

“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance di level 6.910 – 6.960,” kata Maximilianus dalam analisisnya.

Baca juga: Perang Israel-Hamas Bikin Bursa Saham AS Menguat

Dia mengatakan, kinerja penjualan eceran pada mayoritas kelompok tercatat menurun, sementara Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi tercatat membaik meski masih terkontraksi.

Secara umum hal ini memberikan pandangan bahwa meningkatnya daya beli masyarakat tidak terlepas dari pulihnya konsumsi rumah tangga di semua kalangan dan juga dukungan pemerintah dengan memberikan bantuan kemudahan usaha.

Di sisi lain, saat ini perlambatan pertumbuhan ekonomi China akan menambah tekanan terhadap mata uang Yuan yang memang sudah mengalami pelemahan akibat divergensi kebijakan antara PBOC dengan The Fed.

Baca juga: Bursa Karbon Sepi Peminat, OJK: Jangan Bandingkan dengan Saham

Ekspansi ekonomi yang lesu juga telah membuat lapangan kerja baru semakin mengecil, meningkatkan pengangguran dan memberikan tekanan kepada stabilitas sosial.

Sementara itu, Analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan, IHSG ditutup tipis di atas garis SMA-60 pada hari Selasa dan berpeluang menguji resisten Fibonacci 7.016. Level support IHSG berada di 6.840, 6.804 dan 6.747, sementara level resistennya di 6.967, 7.016 dan 7.058.

“IHSG akan menguji resisten Fibonacci pada level 7.016 apabila hari ini berhasil tembus ke atas 6.967 sebagai resisten terdekat. Berdasarkan indikator MACD menandakan momentum bearish,” ujar Ivan.

Baca juga: Bursa Karbon Sepi Peminat, OJK: Jangan Bandingkan dengan Saham

Adapun rekomendasi teknikal dari dua perusahaan sekuritas, antara lain:

1. BinaArtha Sekuritas

  • ANTM rekomendasi accumulative buy, support 1.690, resistance 1.870 - 2.100, target 1.870.
  • ASII rekomendasi buy on weakness, support 5.900, resistance 6.400 - 7.150, target 6.400.
  • BBNI rekomendasi buy on weakness, support 4.950, resistance 5.250 - 6.000, target 5.250.

2. Pilarmas Investindo

  • ERAA last price 442, support 436, resistance 454, target 452
  • TOWR last price 955, support 950, resistance 975, target 970
  • MEDC last price 1.465, support 1.390, resistance 1.515, targer 1.510

Baca juga: Resmi Melantai di Bursa, Berikut Pergerakan Harga Saham IOTF dan KOCI

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com