Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

9 Penyebab Inflasi yang Paling Sering Terjadi di Indonesia

Kompas.com - 12/12/2023, 16:41 WIB
Muhammad Idris

Penulis

6. Kenaikan harga energi

Penyebab terjadinya inflasi selanjutnya yakni adanya kenaikan harga energi. Kenaikan harga energi, terutama minyak, dapat memiliki dampak besar pada biaya produksi dan transportasi, yang kemudian dapat mengakibatkan kenaikan harga secara keseluruhan.

7. Spekulasi

Faktor penyebab inflasi di Indonesia yang cukup sering terjadi adalah karena spekulasi. Jika masyarakat mengharapkan bahwa harga akan terus naik di masa depan, mereka mungkin lebih cenderung untuk membeli barang dan jasa sekarang sebelum harganya semakin tinggi, yang dapat memicu spiral inflasi.

8. Kenaikan pajak

Faktor inflasi kedelapan yaitu terkait pajak.
Kenaikan pajak juga dapat menyebabkan inflasi jika perusahaan memutuskan untuk menaikkan harga produk atau jasa mereka untuk menutupi beban pajak yang lebih tinggi.

9. Devaluasi mata uang

Penyebab terjadinya inflasi terakhir yakni adanya kebijakan devaluasi. Jika nilai mata uang suatu negara turun, impor menjadi lebih mahal dan ekspor menjadi lebih murah, yang dapat menyebabkan kenaikan harga barang impor dan mendorong inflasi.

Faktor-faktor di atas seringkali saling terkait dan dapat mempengaruhi inflasi secara bersamaan. Tingkat inflasi yang moderat biasanya dianggap normal dan bahkan dapat merangsang pertumbuhan ekonomi

Tetapi tingkat inflasi yang tinggi atau tidak terkendali dapat memiliki dampak negatif pada kestabilan ekonomi.

Baca juga: Inflasi dan Tenaga Kerja Membayangi, Wall Street Ditutup Merah

Dampak buruk inflasi

Inflasi yang tinggi atau tidak terkendali dapat memiliki berbagai dampak buruk pada perekonomian dan masyarakat secara umum.

Berikut adalah beberapa dampak buruk inflasi:

1. Penurunan daya beli

Inflasi menyebabkan nilai uang menurun, yang berarti setiap unit mata uang dapat membeli lebih sedikit barang dan jasa. Hal ini mengakibatkan penurunan daya beli masyarakat.

2. Ketidakpastian ekonomi

Inflasi yang tinggi menciptakan ketidakpastian ekonomi karena sulit bagi perusahaan dan individu untuk merencanakan investasi, pengeluaran, dan tabungan di masa depan.

3. Pengurangan nilai tabungan

Orang yang menabung dalam bentuk uang tunai atau investasi dengan suku bunga tetap mungkin mengalami pengurangan nilai riil tabungan mereka karena inflasi dapat melebihi tingkat bunga yang mereka terima.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tahun Ini, OJK Sebut Kinerja Asuransi Jiwa Masih Tertekan

Tahun Ini, OJK Sebut Kinerja Asuransi Jiwa Masih Tertekan

Whats New
Simak 4 Tips Mengelola Keuangan untuk Pasangan Baru Menikah

Simak 4 Tips Mengelola Keuangan untuk Pasangan Baru Menikah

Spend Smart
BSI Catat Penyaluran Pembiayaan Rp 251,6 Triliun hingga April 2024

BSI Catat Penyaluran Pembiayaan Rp 251,6 Triliun hingga April 2024

Whats New
Ini Upaya TSE Group Jalankan Bisnis Sawit Berkelanjutan

Ini Upaya TSE Group Jalankan Bisnis Sawit Berkelanjutan

Whats New
Asosiasi Soroti Aturan Impor yang Berubah-ubah dan Dampaknya ke Industri Dalam Negeri

Asosiasi Soroti Aturan Impor yang Berubah-ubah dan Dampaknya ke Industri Dalam Negeri

Whats New
23,7 Persen Investor Kripto dari Kalangan Mahasiswa, PINTU Gelar Edukasi di Unair

23,7 Persen Investor Kripto dari Kalangan Mahasiswa, PINTU Gelar Edukasi di Unair

Whats New
Kredit Perbankan Tumbuh ke Level Tertinggi dalam 5 Tahun

Kredit Perbankan Tumbuh ke Level Tertinggi dalam 5 Tahun

Whats New
Danone Indonesia Dukung Pengelolaan Air Berkelanjutan

Danone Indonesia Dukung Pengelolaan Air Berkelanjutan

Whats New
Cara Tarik Tunai dengan QRIS

Cara Tarik Tunai dengan QRIS

Work Smart
Bantu Organisasi Makin Efisien di Era Digital, Platform Digital SoFund Kembangkan Fitur Andal

Bantu Organisasi Makin Efisien di Era Digital, Platform Digital SoFund Kembangkan Fitur Andal

Whats New
Bank Jago Angkat Supranoto Prajogo jadi Direktur

Bank Jago Angkat Supranoto Prajogo jadi Direktur

Whats New
Citi Indonesia 'Ramal' The Fed Bakal Pangkas Suku Bunga Acuan hingga Satu Persen Sepanjang 2024

Citi Indonesia "Ramal" The Fed Bakal Pangkas Suku Bunga Acuan hingga Satu Persen Sepanjang 2024

Whats New
Gandeng UGM, Kementan Berikan Bantuan Benih Padi Varietas Gamagora 7 di Sisipan Lahan Perkebunan

Gandeng UGM, Kementan Berikan Bantuan Benih Padi Varietas Gamagora 7 di Sisipan Lahan Perkebunan

Whats New
Tips Hindari Pembobolan Rekening lewat Nomor HP yang Sudah Hangus

Tips Hindari Pembobolan Rekening lewat Nomor HP yang Sudah Hangus

Whats New
Bersama Kementerian BUMN, Bank Mandiri Gelar Program Mandiri Sahabat Desa di Morowali

Bersama Kementerian BUMN, Bank Mandiri Gelar Program Mandiri Sahabat Desa di Morowali

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com