Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Wasiaturrahma
Guru Besar di FEB Universitas Airlangga

Pengamat Moneter dan Perbankan, Aktif menulis beberapa buku, Nara sumber di Radio dan Telivisi ,seminar nasional dan internasional juga sebagai peneliti

Mimpi Dedolarisasi terhadap Hegemoni Dollar AS

Kompas.com - 05/02/2024, 08:00 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Jadi jangan berharap siapapun dapat mengganti greenback dengan mata uang lain sebagai cadangan internasional dalam waktu dekat, tidak peduli seberapa tinggi defisit pemerintah federal AS.

Dollar tak tergoyahkan

Dominasi dollar AS tetap ada dan kuat, bahkan ketika perekonomian Amerika Serikat terlihat semakin rentan karena tingkat utang publik yang semakin tinggi dan terus meningkat.

Perpecahan politik yang mendalam di AS menghalangi solusi, yang dapat membantu mengatasi masalah, defisit dan hutang jangka panjang dengan cara rasional.

Bahwa jangkar utamanya terapung di perairan yang dangkal dan terus berubah, seharusnya menimbulkan tanda bahaya mengenai stabilitas sistem moneter global.

Tentu saja, siapapun dapat berargumentasi dengan baik bahwa keadaan akan menjadi jauh lebih buruk jika tidak ada mata uang cadangan bersama yang diterima secara luas dan seragam serta dipercaya oleh para investor di seluruh dunia.

Mata uang seperti itu perlu didukung oleh lembaga terpercaya dan dihormati. Bank Sentral AS, The Fed, kini dipandang sebagai lembaga yang mempunyai kemampuan tangguh untuk mencegah kehancuran sistem keuangan global.

Kemampuannya untuk mengeluarkan dollar AS dalam jumlah yang tidak terbatas ketika pasar keuangan membutuhkannya telah mengubah The Fed menjadi pemberi pinjaman pilihan terakhir yang kredibel tidak hanya bagi sistem keuangan AS, namun juga bagi dunia secara keseluruhan.

Mungkin dollar AS telah menjadi perekat yang sangat diperlukan dan menyatukan sistem moneter internasional, tidak peduli suka atau tidak.

Jangan pernah berpikir kita bisa hidup tanpa adanya dollar AS. Di atas semua fakta sederhana bahwa, meskipun terdapat celaan terhadap kemunduran Amerika. Selain itu, dollar AS memiliki keuntungan dari jabatan petahana.

Oleh sebab itu “hegemoni dollar AS” tidak bisa dilawan, walaupun banyak negara negara berambisi dengan dedolarisasi. Semua itu hanya mimpi belaka tentu juga masih panjang dan bergelombang jalannya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com