Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IHSG Sepekan Melemah 0,55 Persen, Kapitalisasi Pasar BEI Turun Jadi Rp 11.572 Triliun

Kompas.com - 25/02/2024, 13:12 WIB
Agustinus Rangga Respati,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini pada periode 19 sampai dengan 23 Februari 2024 ditutup dengan hasil melandai.

IHSG tercatat mengalami penurunan 0,55 persen selama sepekan ini. Selaras, kapitalisasi pasar juga melandai 0,27 persen.

Dilansir dari keterangan resmi BEI, Minggu (25/2/2024), IHSG ditutup pada level 7.295,095.

Angka tersebut turun dari penutupan pekan sebelumnya yang berada pada level 7.335,545.

Baca juga: Akhiri Pekan, IHSG Turun Tinggalkan Level 7.300

Kapitalisasi pasar di bursa efek tercatat sebesar Rp 11.572,22 triliun, atau turun 0,27 persen dari penutupan pekan lalu Rp 11.603,01 triliun.

Sementara, terjadi penurunan pada rata-rata nilai transaksi harian bursa menjadi Rp 10,15 triliun.

Angka ini turun 25,56 persen dibanding rata-rata transaksi pekan lalu sebesar Rp 13,82 triliun.

Selanjutnya, rata-rata frekuensi transaksi harian bursa juga mengalami penurunan 2,01 persen menjadi 1.268.643 kali transaksi selama sepekan.

Pada pekan sebelumnya, rata-rata frekuensi transaksi harian bursa tercatat 1.294.615 kali.

Di sisi lain, rata-rata volume transaksi harian bursa turun 13,08 persen menjadi 15,406 miliar lembar saham pada pekan ini.

Pada pekan sebelumnya, rata-rata volume transaksi harian bursa tercatat 17,723 miliar lembar saham.

Sedangkan, investor asing pada penutupan pekan ini mencatatkan nilai jual bersih Rp 1,05 triliun.

Dengan begitu, sepanjang 2023 investor asing mencatatkan nilai beli bersih Rp 21,08 triliun.

Sebagai informasi, sepanjang 2024 terdapat 18 perusahaan yang mencatatkan sahamnya di BEI, sehingga saat ini total perusahaan tercatat di BEI mencapai 920 perusahaan.

Baca juga: Cermati, Peluang di Tengah Penurunan Harga Saham

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

H2+2 Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta Catat Sebanyak 46.000 Lebih Penumpang Tiba di Jakarta

H2+2 Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta Catat Sebanyak 46.000 Lebih Penumpang Tiba di Jakarta

Whats New
Ketentuan dan Cara Refund-Reschedule Tiket Damri

Ketentuan dan Cara Refund-Reschedule Tiket Damri

Whats New
Mengenal Mata Uang Laos dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Mengenal Mata Uang Laos dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Whats New
Sopir Dinyatakan Tersangka, Rosalia Indah Akan Patuhi Proses Hukum

Sopir Dinyatakan Tersangka, Rosalia Indah Akan Patuhi Proses Hukum

Whats New
PLN Pastikan Keandalan Pembangkit EBT Buat Suplai Listrik Saat Libur Lebaran

PLN Pastikan Keandalan Pembangkit EBT Buat Suplai Listrik Saat Libur Lebaran

Whats New
Kementan dan Provinsi Banten Kembangkan Padi Varietas Biosalin untuk Wilayah Pesisir

Kementan dan Provinsi Banten Kembangkan Padi Varietas Biosalin untuk Wilayah Pesisir

Whats New
Pemerintah Siapkan Rencana Cadangan Penyeberangan Sumatera-Jawa

Pemerintah Siapkan Rencana Cadangan Penyeberangan Sumatera-Jawa

Whats New
Urai Arus Balik di Bakauheni-Merak, Kemenhub Siapkan Kapal Tambahan Rute Panjang-Ciwandan

Urai Arus Balik di Bakauheni-Merak, Kemenhub Siapkan Kapal Tambahan Rute Panjang-Ciwandan

Whats New
BPJPH Beri Sertifikat Halal Seumur Hidup ke Dunkin'

BPJPH Beri Sertifikat Halal Seumur Hidup ke Dunkin'

Whats New
Mengenal Mata Uang India dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Mengenal Mata Uang India dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Whats New
Arus Balik Lebaran, Tol Fungsional Cibitung-Cimanggis Akan Dibuka sampai 17.00 WIB

Arus Balik Lebaran, Tol Fungsional Cibitung-Cimanggis Akan Dibuka sampai 17.00 WIB

Whats New
Harga Emas Antam Hari Sabtu Ini, Anjlok Rp 14.000 Per Gram

Harga Emas Antam Hari Sabtu Ini, Anjlok Rp 14.000 Per Gram

Whats New
Inggris Keluar dari Resesi, Ini yang Harus Dihadapi ke Depannya

Inggris Keluar dari Resesi, Ini yang Harus Dihadapi ke Depannya

Whats New
Kementan Bersama Dinas Pertanian Provinsi Banten Kembangkan Padi Biosalin untuk Wilayah Pesisir

Kementan Bersama Dinas Pertanian Provinsi Banten Kembangkan Padi Biosalin untuk Wilayah Pesisir

Whats New
Program Pompanisasi dari Mentan Amran di Subang Tuai Respons Positif

Program Pompanisasi dari Mentan Amran di Subang Tuai Respons Positif

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com