Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Pagi Ini IHSG Melaju, Rupiah Turun Tipis

Melansir data RTI, pukul 09.07 WIB, IHSG berada pada level 6.710, atau naik 26,15 poin (0,39 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 6.683,85.

Sebanyak 216 saham melaju di zona hijau dan 141 saham di zona merah. Sedangkan 208 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 978,46 miliar dengan volume 1,5 miliar saham.

Bursa Asia mayoritas merah dengan penurunan Indeks Nikkei 0,21 persen, dan Strait Times 0,13 persen. Sementara itu, Hang Seng Hong Kong naik 1,8 persen.

Wall Street pagi ini ditutup merah dengan penurunan Dow Jones Industrial Average (DJIA) 1,45 persen, S&P 500 melemah 2,4 persen, dan Nasdaq ambles 3,7 persen.

Sebelumnya, Analis Panin Sekuritas William Hartanto yang menilai IHSG berpeluang bergerak menguat, namun masih cenderung sideways. Penguatan juga didorong oleh net buy asing.

“IHSG memiliki kecenderungan bergerak sideways dalam area 6.530 – 6.754, dan berpotensi menguat dengan katalis positif net buy investor asing. Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung menguat dalam range 6.645 – 6.754,” kata William.

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di pasar spot pagi ini melemah. Melansir Bloomberg, pukul 09.04 WIB rupiah bergerak pada level Rp 14.378 per dollar AS, atau turun tipis 1 poin (0,01 persen) dibanding penutupan sebelumnya di level Rp 14.377 per dollar AS.

Pengamat pasar uang Ariston Tjendra mengatakan, pelemahan rupiah terjadi karena kekhawatiran pasar terhadap inflasi. Selain itu, kenaikan harga minyak mentah sebagai sumber energi yang menyentuh kisaran 90 dollar AS per barel, pertama kali sejak tahun 2014 akan menjadi pendorong kenaikan inflasi global

“Nilai tukar rupiah masih berpotensi tertekan hari ini terhadap dollar AS. Selain itu, inflasi yang meninggi di AS juga akan mengkonfirmasi kebijakan pengetatan moneter AS yang lebih agresif ke depan yang akan mendorong penguatan dollar AS,” kata Ariston.

Dari dalam negeri, kondisi penularan Covid-19 yang semakin tinggi akan meresahkan pelaku pasar dan bisa menekan nilai tukar rupiah.

Ariston memprediksi rupiah hari ini akan bergerak pada kisaran Rp 14.400 per dollar AS sampai dengan Rp 14.350 per dollar AS.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

https://money.kompas.com/read/2022/02/04/092002826/pagi-ini-ihsg-melaju-rupiah-turun-tipis

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+