Salin Artikel

Aturan dan Daftar Baru Barang Impor dan Ekspor Kena PPh 22

Peraturan ini mengubah daftar transaksi barang impor tertentu yang terkena pajak penghasilan (PPh) Pasal 22 dengan tarif 10 persen, 7,5 persen, dan 0,5 persen. Cakupannya dari transaksi kopi dan teh hingga perkakas teknologi dan mobil mewah, dari parfum sampai blazer.

Selain daftar kode barang impor yang terkena PPh Pasal 22, disertakan pula daftar ekspor komoditas tambang batubara, mineral logam, dan mineral bukan logam yang terkena pemungutan PPh Pasal 22. 

PMK 41/PMK.010/2022 merupakan perubahan kedua atas PMK Nomor 34/PMK.010/2017 yang sebelumnya juga telah diubah dengan PMK 110/PMK.010/2018. PMK 41/PMK.010/2022 berlaku mulai 1 April 2022.

PPh Pasal 22 atau PPh 22 adalah pajak penghasilan yang dikenakan kepada badan usaha, baik milik pemerintah maupun swasta, yang melakukan kegiatan ekspor dan atau impor. Tarif untuk pajak ini bervariasi, tergantung pada pemungut, objek, dan jenis transaksinya. 

Yang berubah dari ketiga beleid terkait pengenaan PPh 22 itu adalah daftar cakupan barang dan tarif PPh 22 atas transaksi yang terjadi.

PMK 34/2017 mencakup 244 kode harmonized system (HS code) barang impor yang hasil transaksinya terkena tarif 10 persen PPh 22. 

Adapun PMK 110/2018 mencakup 672 kode HS barang impor terkena PPh 22 bertarif 10 persen, 1.077 kode HS barang impor terkena PPh 22 bertarif 7,5 persen, dan 7 kode HS barang impor terkena PPh 22 bertarif 0,5 persen.

PMK 41/2022 menambah lagi kode HS barang impor yang hasil transaksinya terkena PPh 22 bertarif 10 persen menjadi 716 kode. Lalu, PMK ini mencantumkan 1.188 kode HS barang impor yang hasil transaksinya terkena PPh 22 bertarif 7,5 persen, 7 kode HS barang impor terkena tarif 0,5 persen PPh 22, serta menyertakan daftar 70 kode HS untuk barang ekspor yang terkena PPh 22 sekalipun tak mencantumkan rincian tarifnya.

Berikut ini rincian dari beleid baru PPh 22: 

Impor kena tarif 10 persen PPh 22

Barang impor yang ada dalam kategori transaksi terkena PPh 22 bertarif 10 persen ini mulai dari parfum dan cairan pewangi, sampo, sabun, peralatan kamar mandi seperti shower dan bathub, pakaian, koper, karpet, sepatu, helm, aneka pompa, pengatur suhu, kulkas, mesin cuci, kamera, televisi, piano, furnitur, alat olahraga, hingga mobil mewah.

Berikut ini daftar lengkapnya, yang merupakan bagian dari lampiran PMK Nomor 41/PMK.010/2022: 

Impor kena tarif 7,5 persen PPh 22

Barang impor tertentu yang masuk kategori impor terkena PPh 22 dengan tarif 7,5 persen mencakup transaksi untuk kopi, teh, sosis, daging, ikan, permen, coklat, roti, buah, sayuran, minuman dalam kemasan, minuman keras, preparat, krim poles, lilin, ban, pakaian, kompor, dan alat siar. 

Berikut ini daftar lengkapnya, yang merupakan bagian dari lampiran PMK Nomor 41/PMK.010/2022: 

Impor kena tarif 0,5 persen PPh 22

Kategori ini hanya mencakup gandum dan kedelai. Selengkapnya:

Ekspor kena PPh 22

Meski untuk ekspor tidak diatur besarannya dalam beleid ini, PMK 41/PMK.010/2022 mencantumkan pula daftar transaksi ekspor atas barang tertentu yang terkena PPh 22. Berikut ini daftarnya:

Naskah: KOMPAS.com/PALUPI ANNISA AULIANI

https://money.kompas.com/read/2022/04/01/200757226/aturan-dan-daftar-baru-barang-impor-dan-ekspor-kena-pph-22

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Elon Musk Ramal Resesi AS Tak Terhindarkan dan Dalam Waktu Dekat

Elon Musk Ramal Resesi AS Tak Terhindarkan dan Dalam Waktu Dekat

Whats New
Segini Biaya Admin BRI yang Memicu Nasabah Robek Buku Tabungan hingga Viral

Segini Biaya Admin BRI yang Memicu Nasabah Robek Buku Tabungan hingga Viral

Whats New
Deliveree Dapat Pendanaan Seri C Senilai 70 Juta Dollar AS untuk Perkuat Supply Chain

Deliveree Dapat Pendanaan Seri C Senilai 70 Juta Dollar AS untuk Perkuat Supply Chain

Whats New
Update Total Tarif Tol Surabaya-Probolinggo 2022 untuk Mobil Pribadi

Update Total Tarif Tol Surabaya-Probolinggo 2022 untuk Mobil Pribadi

Spend Smart
Ada Pemeliharaan Jalan Tol Cipularang Mulai Hari Ini, Beberapa Ruas Tak Bisa Dilalui

Ada Pemeliharaan Jalan Tol Cipularang Mulai Hari Ini, Beberapa Ruas Tak Bisa Dilalui

Whats New
Sebelum Tukar Valas, Simak Dulu Kurs Rupiah Hari Ini di Bank Mandiri hingga BCA

Sebelum Tukar Valas, Simak Dulu Kurs Rupiah Hari Ini di Bank Mandiri hingga BCA

Whats New
Minta Minyak Murah, Sri Lanka Kirim 2 Menteri ke Rusia dan Qatar

Minta Minyak Murah, Sri Lanka Kirim 2 Menteri ke Rusia dan Qatar

Whats New
Tokenisasi Sukuk untuk Danai UMKM

Tokenisasi Sukuk untuk Danai UMKM

Whats New
Awal Pekan, IHSG Dibuka Menguat

Awal Pekan, IHSG Dibuka Menguat

Whats New
Dogecoin Melonjak 7,2 Persen, Cek Harga Kripto Terbaru

Dogecoin Melonjak 7,2 Persen, Cek Harga Kripto Terbaru

Whats New
Menteri ESDM Sebut Harga Keekonomian BBM Ron 90 Sudah di Atas Rp 30.000

Menteri ESDM Sebut Harga Keekonomian BBM Ron 90 Sudah di Atas Rp 30.000

Whats New
Krisis Ekonomi, Sri Lanka Tutup Satu-satunya Kilang Minyak di Negaranya

Krisis Ekonomi, Sri Lanka Tutup Satu-satunya Kilang Minyak di Negaranya

Whats New
Awali Karier sebagai Bankir, Murniati Mukhlisin Kini Sukses Jadi Akademisi dan Pimpin Kampus

Awali Karier sebagai Bankir, Murniati Mukhlisin Kini Sukses Jadi Akademisi dan Pimpin Kampus

Smartpreneur
Simak Biaya Balik Nama Motor 2022, serta Syarat dan Cara Mengurusnya

Simak Biaya Balik Nama Motor 2022, serta Syarat dan Cara Mengurusnya

Whats New
Musim 'Window Dressing' Mulai Terlihat, IHSG Bakal Lanjut Menguat?

Musim "Window Dressing" Mulai Terlihat, IHSG Bakal Lanjut Menguat?

Whats New
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.