Salin Artikel

MLPT Bidik Pertumbuhan Pendapatan 5 Persen di Tahun 2022

“Kita berusaha tetap tumbuh sesui rata-rata pasar. Saat ini kita antisipasi single digit, kurang lebih sekitar 5 persen. Target ini menimbang, dari kelangkaan pasokan yang terjadi, dan kami menerapkan 4 strategi,” kata Presiden Direktur MLPT Wahyudi Chandra secara virtual.

Adapun 4 strategi tersebut diambil untuk meningkatnya kompleksitas dari sisi ekspektasi pelanggan, principal, termasuk pemegang saham. Antara lain, dengan memperkuat dan memperluas basis pelanggan, meningkatkan kapabilitas di teknologi baru, mengembangkan sumber daya manusia dan keunggulan operasional, dan memperluas portofolio digital dan teknologi.

“Strategi yang kami terapkan sudah mulai membuahkan hasil, baik dari sisi pelanggan, solusi, dan sumber daya, yang selaras dengan perubahan di sisi pelanggan dan juga principal kami,” kata Wahyudi.

Di sisi lain, MLPT telah menyiapkan anggaran belanja perseroan atau Capex sebesar Rp 210 milar, yang nantinya akan digunakan sebesar Rp 6 miliar untuk kebutuhan MLPT. Direktur MLPT, Hanny Untar mengatakan, perseroan secara rutin mengganti laptop dan PC dalam 3 tahun sekali.

“Untuk belanja modal tahun ini, sebesar Rp 210 miliar, dan untuk MLPT Rp 6 miliar. Kegunaannya untuk kebutuhan internal, seperti mengganti laptop atau PC, serta kepeluan untuk barang–barang IT lainnya,” jelas Hanny.

Hanny menjelaskan, sisanya nanti akan diberikan untuk anak usahanya, yaitu PT Visionet Data International sebesar Rp 204 miliar. Dana tersebut nantinya akan difokuskan untuk penyewaan teknologi seperti printer, EDC untuk kartu kredit hingga PC.

Sebagai informasi, MLPT mencatatkan pertumbuhan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 70 miliar pada kuartal I tahun 2022 atau naik 121,5 persen dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 31,6 miliar.

Adapun laba bruto MLPT di kuartal pertama tahun ini Rp 143,6 miliar atau tumbuh 85,9 persen dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 77,2 miliar. Sementara itu, laba usaha MLPT juga meningkat tajam 130,7 persen menjadi Rp 90,7 miliar, dibandingkan periode sebelumnya Rp 39,3 miliar.

Penjualan bersih dan pendapatan jasa MLPT juga tumbuh 63,6 persen menjadi Rp 911,2 miliar, dengan kontribusi terbesar didapat dari penjualan Hardware, Software, Professional Services, dan Managed Services.

https://money.kompas.com/read/2022/05/12/114000326/mlpt-bidik-pertumbuhan-pendapatan-5-persen-di-tahun-2022

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.