Ini Upaya Pemerintah Menutup Celah Korupsi di Sektor Pajak

Kompas.com - 05/03/2019, 14:25 WIB
Sejumlah warga menunggu panggilan untuk ikut dalam program Tax Amnesty di Kantor Pajak Pratama Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat, 30/9/2016. KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGSejumlah warga menunggu panggilan untuk ikut dalam program Tax Amnesty di Kantor Pajak Pratama Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat, 30/9/2016.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) mengakui sistem internalnya masih perlu terus diperbaiki untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi.

Menurut Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pajak Jakarta Pusat Estu Budiarto, salah atau upaya yang dilakukan yakni menutup setiap celah korupsi.

"Pencuri itu, orang jahat itu kan selalu mencari celah-celah. Kami harus menutup celah-celah tersebut," ujarnya di KPP Madya Jakarta Pusat, Selasa (5/3/2019).

Selain pengawasan internal, Ditjen Pajak sudah menggandeng para penegak hukum untuk mencegah korupsi. Mulai dari KPK, Kejaksaan Agung hingga Kepolisian.

Integritas para pegawai pajak juga terus dipupuk. Salah satunya dengan mencanangkan zona Integritas untuk menjadi wilayah bebas korupsi (WBK).

Setidaknya ada tiga hal yang menjadi fokus yakni penataan sistem managemen SDM, penguatan pengawasan dan penguatan akuntabilitas kinerja.

"Menteri Keuangan menekankan bahwa integritas sudah melekat pada kegiatan kita sehari-hari jadi sudah tidak bisa ditolerir jadi jika ada tindakan-tindakan yang melanggar integritas,"

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tidak bisa bilang tidak ada (upaya korupsi) tetapi kami serius menangani itu semuanya. Semua pasti perlu ada perbaikan," sambung dia.

Sejak 2019, sejumlah kantor pelayanan pajak terus berupaya mencanangkan zona integritas untuk menjadi wilayah bebas korupsi. Teranyar, hal itu dilakukan oleh KPP Madya Jakarta Pusat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.