JICT Ingin Tanjung Priok Jadi Pelabuhan Hub Asia Tenggara

Kompas.com - 20/03/2019, 23:14 WIB
Peti kemas di Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta. KOMPAS/HERU SRI KUMOROPeti kemas di Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Jakarta International Container Terminal (JICT) sebagai salah satu pengelola terminal peti kemas di Tanjung Priok ingin mewujudkan pelabuhan itu sebagai hub di kawasan Asia Tenggara.

Wakil Direktur Utama JICT Riza Erivan menyatakan, persatuan dibutuhkan untuk mempercepat upaya membawa Tanjung Priok sebagai pelabuhan hub di Asia Tenggara, membangun kredibilitas yang baik bagi korporasi, dan menjaga iklim investasi di Indonesia.

Menurut dia, Tanjung Priok sebagai pelabuhan penting bagi perekonomian nasional perlu menjalin kerja sama dengan berbagai pihak guna saling mendukung dan melengkapi.

Baca juga: Tingkatkan Pelayanan, JICT Tunjuk Operator RTGC Baru

Kerja sama itu mencakup transfer teknologi, pengembangan sumber daya manusia (SDM), jaringan internasional, dan stakeholder endorsing dibutuhkan sehingga dapat mendongkrak posisi Indonesia di pasar global.

“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan untuk mewujudkan Indonesia menjadi pelabuhan terminal peti kemas hub di Asia Tenggara, dengan adanya kerja sama semua pihak baik pemerintah, manajemen, karyawan, vendor, dan masyarakat, JICT mampu memberikan kontribusi signifikan bagi cita-cita tersebut,” ujar Riza dalam pernyataannya, Rabu (20/3/2019).

Sekadar informasi, kapasitas pertumbuhan arus peti kemas Tanjung Priok berkisar antara 6 juta TEUs per tahun dan dilakukan beberapa pengembangan sehingga saat ini kapasitas menjadi 7 Juta TEUs per tahun. Adapun Tanjung Priok saat ini merupakan pelabuhan tersibuk ke-26 dunia.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.