Jalan Tol Bakal Kian "Seksi" saat Mudik Lebaran 2019, Mengapa?

Kompas.com - 25/04/2019, 16:58 WIB
Ilustrasi jalan tol Kementerian PUPRIlustrasi jalan tol

JAKARTA, KOMPAS.com - Sudah sejak lama kehadiran jalan tol menjadi magnet bagi masyarakat untuk bepergian, tak terkecuali saat mudik Lebaran.

Namun pada mudik Lebaran 2019, jalan tol dipercaya akan kian seksi. Begitu gambaran dari hasil penelitian Kementerian Perhubungan.

"Berdasarkan penelitian dari Balitbang Kemenhub sebagain besar masyarakat 46 persen akan menggunakan jalan tol," ujar Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiadi di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (25/4/2019).

" Jalan tol menjadi seksi karena lebih banyak yang menggunakan jalan tol," sambungnya.

Baca juga: Mau Investasi Sekaligus Bantu Bangun Jalan Tol Gempol-Pandaan?

Masih berdasarkan penelitian yang sama kata Budi, kendaraan pribadi akan menjadi opsi pertama masyarakat untuk mudik Lebaran tahun ini.

Bukan tanpa alasan, sebab saat ini dari Merak hingga Surabaya sudah tersambung oleh tol. Apalagi kalau bukan jalan tol Trans Jawa yang membentang lebih dari 1.000 km tersebut.

Budi menyebutkan, sekitar 18 juta orang akan melaksanakan mudik Lebaran 2019. Mereka hanya berasal dari Jabotabek, Bandung Raya dan Banteng.

Baca juga: Kurangi Tukang Ngebut di Jalan Tol, Menhub Berencana Terapkan E-Tilang

Dari Jabotabek sekitar 14 juta orang, Bandung Raya sekitar 2 juta, sisanya dari Banten. Itu semuanya harus kami antispipasi," kata dia.

Selain jalan tol, Budi juga mengatakan sudah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR terkait jalan alternatif.

Hal ini juga dinilai penting karena pemudik yang menggunakan motor biasanya menggunakan jalan alternatif.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapi Pembentukan Nusantara Life, Nasabah Jiwasraya: Kami Ingin Uang Kami Kembali

Tanggapi Pembentukan Nusantara Life, Nasabah Jiwasraya: Kami Ingin Uang Kami Kembali

Whats New
Sempat Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Turun 0,46 Persen

Sempat Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Turun 0,46 Persen

Earn Smart
Bukopin: Kookmin Bank Ajarkan Kami Jadi Bank Global

Bukopin: Kookmin Bank Ajarkan Kami Jadi Bank Global

Whats New
Soal Redenominasi, Sri Mulyani: Itu Selalu Ada di Dalam Prolegnas

Soal Redenominasi, Sri Mulyani: Itu Selalu Ada di Dalam Prolegnas

Whats New
Akhir Kasasi Sengketa Merek Eiger...

Akhir Kasasi Sengketa Merek Eiger...

Whats New
Petinggi Bank-bank Papan Atas Nasional Temui Menko Perekonomian, Apa yang Dibahas?

Petinggi Bank-bank Papan Atas Nasional Temui Menko Perekonomian, Apa yang Dibahas?

Whats New
Erick Thohir: Saya Lihat Vaksin Corona Belum Bisa Ditemukan dalam Waktu Singkat

Erick Thohir: Saya Lihat Vaksin Corona Belum Bisa Ditemukan dalam Waktu Singkat

Whats New
Agar Transaksi Tetap Aman Selama PSBB Transisi, Bagaimana Caranya?

Agar Transaksi Tetap Aman Selama PSBB Transisi, Bagaimana Caranya?

Whats New
Beberapa Sektor Membaik, Penerimaan Pajak Masih Jeblok 12 Persen

Beberapa Sektor Membaik, Penerimaan Pajak Masih Jeblok 12 Persen

Whats New
Bandingkan dengan Turki, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Relatif Stabil

Bandingkan dengan Turki, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Relatif Stabil

Whats New
Menkop Teten: Ekspor Produk UMKM Naik Sebesar 14 Persen

Menkop Teten: Ekspor Produk UMKM Naik Sebesar 14 Persen

Whats New
Ditargetkan Beroperasi Tahun Depan, Pembangunan Tol Cibitung-Cilincing Capai 74 Persen

Ditargetkan Beroperasi Tahun Depan, Pembangunan Tol Cibitung-Cilincing Capai 74 Persen

Whats New
Sri Mulyani: Penerimaan Negara -9,8 Persen Semester I 2020

Sri Mulyani: Penerimaan Negara -9,8 Persen Semester I 2020

Whats New
Klaim Jaminan Hari Tua BP Jamsostek Naik 4 Kali Lipat, Kenapa?

Klaim Jaminan Hari Tua BP Jamsostek Naik 4 Kali Lipat, Kenapa?

Whats New
Garuda Indonesia Berharap Dana Talangan Pemerintah Rp 8,5 Triliun Segera Direalisasikan

Garuda Indonesia Berharap Dana Talangan Pemerintah Rp 8,5 Triliun Segera Direalisasikan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X