H-3 Lebaran, Sudah 556.727 Pemudik Menyeberang ke Pulau Sumatera

Kompas.com - 03/06/2019, 06:43 WIB
Foto udara kendaraan pemudik tujuan Sumatera antre memasuki kapal Roro di Dermaga Eksekutif Sosoro Pelabuhan Merak, Banten, Minggu (2/6/2019). Terhitung sejak H-7 hingga H-4 pukul 08.00 jumlah penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni Lampung sebanyak 400.309 orang. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/hp. Hafidz Mubarak AFoto udara kendaraan pemudik tujuan Sumatera antre memasuki kapal Roro di Dermaga Eksekutif Sosoro Pelabuhan Merak, Banten, Minggu (2/6/2019). Terhitung sejak H-7 hingga H-4 pukul 08.00 jumlah penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni Lampung sebanyak 400.309 orang. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki H-3 Lebaran, tercatat sudah 556.727 orang pemudik telah menyeberang dari Pulau Jawa menuju Sumatera sejak H-7 atau Kamis (29/5/2019) lalu. Persentasenya kini mencapai 69,4 persen dari total 803 ribu orang pada periode mudik tahun lalu.

"Jika melihat data, tren mudik dari Jawa ke Sumatera tahun ini masih mengalami kenaikan. Mahalnya harga tiket pesawat mendorong masyarakat untuk menggunakan moda transportasi darat, termasuk penyeberangan. Lebaran tahun ini, pengguna jasa juga mulai mengatur dengan baik jadwal keberangkatan di waktu awal sehingga puncak arus mudik lebih merata," kata Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi dalam keteranganya dikutip Kompas.com, Minggu (2/6/2019).

Ira menuturkan, trafik kendaraan roda dua dan roda empat yang melintasi Pelabuhan Merak pada Minggu malam masih ramai mengalir dan lancar.

Baca juga: Keberangkatan Pesawat dan Penumpang Anjlok saat Mudik, Imbas Tiket Mahal?

"Libur cuti bersama di periode mudik yang relatif lama membuat arus berangkat lebih terdistributif. Hingga H-3, layanan arus mudik penyeberangan Merak-Bakauheni berjalan normal dan terkendali," tuturnya.

Dia menyebutkan, pemudik yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa di Pelabuhan Bakauheni mulai H-7 hingga H-4 tercatat sebanyak 197.549 orang atau sudah 68,4 persen dari total 288.875 orang pada periode mudik tahun lalu.

Ini juga diikuti kendaraan roda dua sebanyak 2.636 unit atau 44,4 persen dari total 5.941 unit tahun lalu dan kendaraan roda empat keatas/lebih sebanyak 29.948 unit atau sudah 72,3 persen dari total 41.397 unit pada periode mudik tahun lalu.

ASDP pun mengimbau seluruh pengguna jasa agar mempersiapkan dengan baik jadwal perjalanannya, termasuk menjaga stamina kesehatan tubuh dan kendaraan.

"Harus jaga kesehatan tetap prima, serta kendaraan yang digunakan agar mudik dapat berjalan asyik dan lancar. Bagi pemudik Ferry dapat memanfaatkan pembelian tiket secara online serta pembayaran tiket dengan kartu elektronik. Siapkan e-KTP dan saldo cukup kartu elektronik sehingga tidak ada hambatan berarti saat proses pembayaran," jelasnya.

Sementara itu, dari lintasan yang menghubungkan pulau Bali dan Jawa dilaporkan, pemudik yang menyeberang dari Gilimanuk ke Ketapang sebanyak 238.416 orang atau sudah 58 persen dari total penumpang 408.582 orang periode mudik tahun lalu.

Selain itu, kendaraan roda dua sudah sebanyak 48.230 unit atau sudah 57 persen dari totap periode mudik tahun lalu sebanyak 84.201 unit. Kemudia kendaraan roda empat keatas/lebih sebanyak 26.629 unit atau sudah 59 persen dari total 45.251 unit periode mudik tahun lalu.

"Arus mudik dari Gilimanuk ke Ketapang cenderung ramai mulai malam hingga dini hari, khususnya roda dua dan roda empat. Namun, situasi operasional serta pelayanan di Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk terpantau ramai lancar, aman dan terkendali," tandasnya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X