Sri Mulyani Yakin BI Bakal Turunkan Suku Bunga Acuan

Kompas.com - 12/06/2019, 19:45 WIB
Ilustrasi Bank Indonesia (BI).SHUTTERSTOCK Ilustrasi Bank Indonesia (BI).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pekan depan, Bank Indonesia ( BI) bakal menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang membahas kebijakan-kebijakan yang akan ditempuh. Ini guna mengakomodir situasi perekonomian terkini dalam negeri maupun di tingkat global.

Pemerintah pun meyakini, dalam rapat tersebut BI akan melakukan penyesuaian suku bunga BI 7 Days Reverse Repo Rate (BI7DRRR) setelah setahun lalu menaikkan suku bunga hingga 165 bps.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, keputusan BI tersebut bakal didasarkan pada kondisi perekonomian yang saat ini tengah bergejolak.

Baca juga: Jaga Stabilitas Ekonomi Jadi Alasan BI Tahan Suku Bunga

"Kita fokus untuk mengelola ekonomi kita dan menjaga stabilitas ketika kondisi berubah di negara maju termasuk direction kebijakan moneter serta adanya tanda-tanda pelemahan ekonomi," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (2/6/2019).

Bendahara Negara ini mengatakan, pemerintah bakal menghormati berbagai upaya yang dilakukan BI untuk mendukung pemerintah menjaga stabilitas perekonomian dalam negeri.

Baca juga: Ekonom Sebut Ada Kemungkinan BI Turunkan Suku Bunga Acuan di 2019

"Bagaimana BI melakukan, saya tentu menghormati apa yang dilakukan BI. Karena mereka selalu menggunakan baik policy mengenai suku bunga maupun makroprudensialnya," ujar dia.

"Dua duanya sangat membantu dalam membantu perekonomian kita. Jadi kita lihat saja apa yang akan dilakukan oleh Pak Perry (Gubernur BI Perry Warjiyo)," tukas Sri Mulyani.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X