Usai Impor 250 Ton, Kemendag Kembali Keluarkan Izin Impor Bawang Putih

Kompas.com - 12/06/2019, 20:14 WIB
Komoditi bawang putih dijajakan pedangan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (17/5/2019). KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGA Komoditi bawang putih dijajakan pedangan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (17/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan ( Kemendag) Oke Nurwan mengatakan, pemerintah akan kembali mengeluarkan izin impor bawang putih.

Meski belum memastikan kapan izin tersebut dikeluarkan, Oke menyebut sudah ada beberapa importir yang mengajukan diri.

"Izinnya akan keluar lagi. Setahu saya akan keluar (izin untuk) 5 perusaahaan," ujar Oke di kantor Kemendag, Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Baca juga: Konsisten, Kementan Jalankan Aturan Wajib Tanam Bagi Importir Bawang Putih

Di samping itu, ada pula 12 perusahaan yang sudah mendapatkan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) dari Kementerian Pertanian untuk mengajukan izin impor.

Baru pada 18 April lalu, sehari setelah Pemilu, pemerintah menerbitkan izin untuk membuka keran impor bawang putih. Izin yang dikeluarkan untuk impor 250 ton.

Impor dilakukan untuk menyeimbangkan harga bawang putih yang sempat mahal di pasaran. Harganya mencapai lebih dari Rp 50.000.

Baca juga: Sepekan Terakhir, Pedagang Kesulitan Penuhi Pasokan Bawang Putih

Namun demikian, Oke memastikan saat ini harga bawanh putih sudah berangsur turun.

"Sekarang sudah di bawah Rp 30.000, sekitar Rp 27.000-28.000," kata Oke.




Close Ads X