Sebulan, Donasi Digital di 3 Platform Ini Telah Capai Rp 11,5 Miliar

Kompas.com - 13/06/2019, 16:46 WIB
Grab, OVO, dan Tokopedia mengumumkan donasi yang terkumpul dalam sebulan untuk anak yatim, dhuafa, dan tidak mampu sebesar Rp 11,5 miliar di Sopo Del Tower Jakarta, Kamis (13/6/2019). KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYAGrab, OVO, dan Tokopedia mengumumkan donasi yang terkumpul dalam sebulan untuk anak yatim, dhuafa, dan tidak mampu sebesar Rp 11,5 miliar di Sopo Del Tower Jakarta, Kamis (13/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Program donasi digital dalam kampanye berbagi yang diselenggarakan Grab, Ovo, dan Tokopedia telah mencapai Rp 11.501.308.774 sejak dimulai pada 2 Mei 2019 lalu.

Director OVO Setiawan Adhiputro mengatakan, pencapaian ini tak lepas dari dukungan masyarakat Indonesia yang rela memberikan sebagian harganya melalui 3 platform digital, yaitu OVO, Grab, dan Tokopedia.

"Pencapaian ini tak lepas dari dukungan rakyat Indonesia dalam membantu program donasi ini. Dengan partisipasi mereka, kita bisa kumpulkan angka yang luar biasa. Apalagi kami percaya, donasi menggunakan platform digital akan berdampak pada perputaran yang lebih cepat," kata Setiawan Adhiputro di Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Baca: Donasi Para Miliarder Dunia Merosot, Ada Apa?

Nantinya, donasi yang diselenggarakan hingga tanggal 6 Juni ini akan didistribusikan untuk anak yatim, dhuafa, dan tidak mampu oleh Rumah Yatim. Donasi yang diberikan berupa bantuan pendidikan seperti parsel perlengkapan sekolah dan bantuan beasiswa.

Wawan, sapaan akrabnya, mengatakan, bidang pendidikan dipilih karena pendidikan merupakan elemen yang paling penting untuk kemajuan bangsa. Terlebih, Berdasarkan survei Sosial Ekonomi Nasional Tahun 2017, masih terdapat 4,4 juta anak Indonesia belum memiliki jaminan pendidikan.

"Karena paling penting untuk kemajuan bangsa, sehingga kami yakin donasi ini juga bisa berkontribusi memajukan bangsa," ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Direktur Utama Rumah Yatim Nugroho B. Wismono menambahkan, bidang pendidikan mampi memutus rantai kemiskinan. Apalagi, pihaknya telah melakukan pendataan terkait kebutuhan penerima manfaat.

"Kalau kita lihat kebutuhan penerima manfaat ada dua, yaitu perlengkapan sekolah dan beasiswa. Apalagi murid-murid akan menyambut tahun ajaran baru. Lalu, ada biaya-biaya yang bel bisa tercover oleh pemerintah seperti uang saku dan buku pelajaran," kata Nugroho B. Wismono di Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Untuk gelombang ke dua, donasi akan disalurkan untuk lebih dari 30.000 anak yatim, dhuafa, dan kurang mampu. Sementara, penyaluran donasi gelombang pertama sudah disalurkan ke 4.131 anak di 30 kota saat donasi baru terkumpul Rp 1,5 miliar.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.