Tingkatkan "Tax Ratio", Menkeu Ingin Bayar Pajak Lebih Mudah dari Beli Pulsa

Kompas.com - 17/06/2019, 17:05 WIB
Kepala BPS Suhariyanto, Menteri PPN/BAPPENAS Bambang Brodjonegoro, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Gubernur BI Perry Warjiyo, dan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (13/6/2019). KOMPAS.com/MUTIA FAUZIAKepala BPS Suhariyanto, Menteri PPN/BAPPENAS Bambang Brodjonegoro, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Gubernur BI Perry Warjiyo, dan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (13/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menargetkan realisasi tax ratio pada 2019 sebesar 12,2 bersen. Adapun pada 2018, realisasi tax ratio mencapai 11,4 persen. Sedangkan berdasarkan data Kementerian Keuangan proyeksi tax ratio pada 2020 berkisar 11,8 persen hingga 12,4 persen.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan upaya untuk memerbaiki tax ratio masih terbuka lebar. Menurut dia, cara utama yang bisa dilalkukan untuk meningkatkan kepatuhan pajak dengan semakin mempermudah proses pembayaran pajak.

"Saya bilang sama Pak Robert (Dirjen Pajak) dan timnya. Saya ingin membayar pajak lebih mudah dari beli pulsa telepon, kalau beli pulsa dalam semenit kita bisa pakai mobile banking harusnya bayar pajak lebih mudah lagi," ujar Sri Mulyani ketika memberikan paparan dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI, Senin (17/7/2019).

Baca: Tax Ratio 2019 Diupayakan 11,9 Persen

Reformasi perpajakan di bidang administrasi dan proses pembayaran pajak menjadi penting. Penegakan hukum pun diperlukan untuk meningkatkan tingkat kepatuhan pembayaran pajak.

Adapun saat ini, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak telah menyediakan proses pembayaran pajak secara digital melalui e-Billing, sementara untuk pelaporan Surat Pemberitahunan Tahunan (SPT) pajak melalui e-Filing.

"Oleh karena itu kita perlu beri kemudahan. Makanya reformasi di bidang administrasi dan proses itu menjadi penting, Bagaimana disederhanakan, proses untuk complience, pembayaran, dan lain-lain," ujar dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X