Imbas Perang Dagang, Kini Giliran Apple dan Microsoft Surati Trump

Kompas.com - 21/06/2019, 08:04 WIB
Ilustrasi perang dagang AS-China. SHUTTERSTOCKIlustrasi perang dagang AS-China.

Adapun pelayangan tarif atas barang-barang China sebagai respons dari kekhawatiran pencurian China atas kekayaan intelektual perusahaan AS. Pihak Dell mengatakan, alasan ini merupakan kekhawatiran yang sah. Tapi, berpendapat kenaikan tarif yang berkelanjutan tidak akan banyak membantu.

"Menerapkan tarif tambahan pada laptop dalam praktiknya akan melemahkan prioritas kebijakan administrasi dalam penyelidikan China ini," tulis Dell dalam suratnya

Baca juga: Hindari Tarif Perang Dagang, Eksportir China Beri Label Produk Made in Vietnam

Pekan depan, Trump dan para pemimpin China diperkirakan bertemu pada KTT G-20 di Jepang. Banyak yang berharap jika pembicaraan berjalan baik, Trump mungkin memutuskan untuk tidak memaksakan usulan kenaikan tarif.

Asosiasi Teknologi Konsumen dalam suratnya meminta Trump untuk meninggalkan strategi tarif, secara khusus menyebut pertemuan G-20 sebagai kesempatan untuk mulai meningkatkan hubungan AS-China.

"Kami lebih lanjut mendesak pemerintah untuk meningkatkan aksi multilateral, bergabung dengan perjanjian perdagangan strategis yang menggerakkan China menuju transparansi, persaingan dan pasar terbuka," bunyi surat itu.

"Sambil menolak pengenaan pajak dan hambatan perdagangan yang akan terus membahayakan kepentingan Amerika, risiko masa depan ekonomi kita, dan membahayakan kepemimpinan teknologi kita," katanya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X