[POPULER MONEY] Uang Rp 500 dan Rp 100 Layak Edar | Bank Tawarkan Bunga Deposito Tertinggi

Kompas.com - 25/09/2019, 06:24 WIB
Ilustrasi bank ShutterstockIlustrasi bank

3. Kecelakaan 737 Max, Boeing Beri Santunan Rp 2 Miliar Per Keluarga

Keluarga yang kehilangan sanak famili akibat kecelakaan pesawat Boeing 737 Max akan menerima masing-masing 144.500 dollar AS atau sekitar Rp 2 miliar dari Boeing.

Seperti dikutip dari BBC Selasa (24/9/2019), uang tersebut berasal dari dana santunan senilai 50 juta dollar AS yang diumumkan oleh perusahaan pada Juli lalu. Namun demikian, banyak keluarga korban yang menolak dana tersebut lantaran dianggap sebagai aksi publisitas perusahaan.

"Uang senilai itu sama sekali tidak mendekati harapan kami atau keluarga korban lainnya," ujar Nomaan Husain, pengacara yang mewakili 15 keluarga korban.

"Ini bukanlah sesuatu yang bakal memuaskan para anggota keluarga yang ditinggalkan. Keluarga-keluarga ini menginginkan jawaban," tambah pengacara yang berbasis di Texas. Selengkapnya silakan baca di sini.

4. Sri Mulyani: Percuma Punya Listrik tapi Tak Ada Internet

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, teknologi digital memiliki peranan penting dalam perkembangan ekonomi sebuah negara. Atas dasar itu, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menegaskan betapa pentingnya sebuah negara membangun infrastruktur digital.

“Digital ekonomi tidak bisa ambil peran kalau negara tidak ada infrastruktur internet, listrik, dan satelit,” ujar wanita yang akrab disapa Ani itu di Jakarta, Selasa (24/9/2019).

Ani menilai, ketersediaan infrastruktur digital di Indonesia belum merata. Masih banyak masyarakat yang belum bisa mengakses internet. Selengkapnya silakan baca di sini.

5. Hari Ini Pemerintah RI dan Jepang Tandatangani MoU soal Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Pemerintah Indonesia dan Jepang akan melakukan pertemuan terkait tindak lanjut Proyek peningkatan kecepatan Kereta Api ( KA) Jakarta –Surabaya pada hari ini, Selasa (24/9/2019) di Jakarta.

Dalam petemuan tersebut akan dilakukan penandatanganan “Summary Record on Java North Line Upgrading Project” antara Pemerintah Indonesia dan Jepang.

“Dijadwalkan Menteri Perhubungan bersama Menteri PUPR akan hadir menyaksikan penandatanganan,” ujar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Hengki Angkasawan.

Hengky menyebutkan, Summary Record merupakan rumusan yang berisi kesepakatan kedua belah pihak terkat beberapa hal teknis. Di antaranya, lebar jalur, jenis konstruksi, sistem persinyalan, desain kecepatan dan jenis sarana perkeretaapian. Selengkapnya silakan baca di sini.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X