Akankah Sriwijaya Air Tak Terbang Lagi Menyusul Merpati dan Mandala Airlines?

Kompas.com - 01/10/2019, 07:38 WIB
Logo Sriwijaya Air di sayap pesawat Kompas.com/Josephus PrimusLogo Sriwijaya Air di sayap pesawat

Karena masalah utang, Mandala berhenti beroperasi pada 12 Januari 2011. Akhir Februari 2011, para kreditor menyetujui restrukturisasi utang Mandala menjadi saham dan kembali beroperasi pada Juni 2011.

Sebagai bagian restrukturisasi, pemegang saham mayoritas adalah PT Saratoga Investment Group (51 persen), Tiger Airways dari Singapura (33 persen), serta pemegang saham lama dan para kreditor (16 persen). Namun, Mandala menghentikan operasi mulai 1 Juli 2014 lantaran kondisi pasar turun dan biaya operasional membengkak karena depresiasi rupiah.

Hal sama juga menimpa Merpati Airlines. Maskapai milik Pemerintah Indonesia yang didirikan pada 6 September 1962 itu berhenti beroperasi pada 1 Februari 2014. Alasannya karena permasalahan keuangan akibat terlilit utang Rp 10,72 triliun.

Nah semoga drama Sriwijaya Air ini tidak berlarut-larut dan bisa berakhir dengan baik untuk semua pihak sehingga tak harus menyusul Mandala Airlines dan Merpati....

Baca juga: Bagaimana Hitung-hitungan Tarif Tiket Pesawat?

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X