Naik KRL, Bayarnya Bisa Pakai LinkAja

Kompas.com - 01/10/2019, 19:41 WIB
Menteri BUMN mencoba menggunakan LinkAja KOMPAS.com/RINA AYU LARASATIMenteri BUMN mencoba menggunakan LinkAja

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menjalin kerja sama dengan PT Fintek Karya Nusantara (Finarya), penyedia platform LinkAja.

Dengan kerja sama ini, LinkAja dapat digunakan untuk melakukan pembayaran perjalanan KRL.

"Jadi ini (kerja sama) adalah bentuk sinergi dari BUMN," ucap Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno yang hadir dalam uji coba penggunaan KRL menggunakan pembayaran LinkAja di Stasiun Jakarta Kota pada Selasa (01/10/2019)

Saat ini sedang diadakan uji coba pembayaran perjalanan KRL menggunakan aplikasi LinkAja. Uji coba ini akan berlangsung selama kurang lebih satu minggu.

"Sedang menunggu finalisasi izin dari BI. Insya Allah minggu depan bisa," kata Rini

Baca juga: Delapan BUMN Tertarik Tanam Modal di LinkAja, Siapa Saja?

Perbedaan saldo minimal yang harus ada pada dompet digital BUMN ini dengan kartu bank adalah minimal saldo sebesar Rp 13.000 untuk sekali perjalanan.

"Sekarang sudah ada 200 gate di 80 stasiun," kata Direktur Utama PT KCI Wiwik Widayanti. 

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama LinkAja Danu Wicaksana mengatakan kerjasama ini dilakukan agar memudahkan pengguna KRL untuk melakukan pembayaran dibandingkan harus mengisi saldo uang elektronik atau membeli tiket harian.

"Kerja sama KCI dan KAI pengalaman bayar tiket lebih mudah," ujar Danu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dorong Pembangunan Ekonomi, Nuklir Bisa Dimanfaatkan untuk Pertanian

Dorong Pembangunan Ekonomi, Nuklir Bisa Dimanfaatkan untuk Pertanian

Whats New
Kronologi Nasabah BCA yang Mengaku Depositonya Hangus Setelah 32 Tahun

Kronologi Nasabah BCA yang Mengaku Depositonya Hangus Setelah 32 Tahun

Whats New
Akumindo: Ada 30an Juta UMKM Rontok Selama Pandemi karena Tak Mau Beralih ke Digital

Akumindo: Ada 30an Juta UMKM Rontok Selama Pandemi karena Tak Mau Beralih ke Digital

Whats New
Laba Bersih Astra Turun 12 Persen, Jadi Rp 14 Triliun

Laba Bersih Astra Turun 12 Persen, Jadi Rp 14 Triliun

Whats New
Mendag: Strategi Pemasaran Harus Go Virtual

Mendag: Strategi Pemasaran Harus Go Virtual

Whats New
Laba Bersih Chandra Asri Petrochemical 21 Juta Dollar AS di Kuartal III 2020

Laba Bersih Chandra Asri Petrochemical 21 Juta Dollar AS di Kuartal III 2020

Whats New
Terpukul Pandemi, LMAN Berikan Relaksasi Kepada Para Mitranya

Terpukul Pandemi, LMAN Berikan Relaksasi Kepada Para Mitranya

Whats New
1 Tahun Kabinet Indonesia Maju, Pertanian Sumbang Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi

1 Tahun Kabinet Indonesia Maju, Pertanian Sumbang Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi

Whats New
Cerita Nadiem di Tengah Pandemi: Saya Paling Sering 'Mengganggu' Bu Ani...

Cerita Nadiem di Tengah Pandemi: Saya Paling Sering "Mengganggu" Bu Ani...

Whats New
Antisipasi Macet Saat Libur Panjang, Jasa Marga Tutup 2 Rest Area

Antisipasi Macet Saat Libur Panjang, Jasa Marga Tutup 2 Rest Area

Whats New
Berapa Banyak Nasabah Bisa Perpanjang Restrukturisasi di BCA? Ini Perhitungan Manajemen

Berapa Banyak Nasabah Bisa Perpanjang Restrukturisasi di BCA? Ini Perhitungan Manajemen

Whats New
Soal Kenaikan Cukai, Pemerintah Diminta Perhatikan Petani Tembakau

Soal Kenaikan Cukai, Pemerintah Diminta Perhatikan Petani Tembakau

Whats New
Akumindo: Suka Tidak Suka, UMKM Harus Masuk ke Dunia Digital

Akumindo: Suka Tidak Suka, UMKM Harus Masuk ke Dunia Digital

Whats New
Bos Tokopedia Ungkap Masalah Terbesar yang Dihadapi UMKM saat Berjualan di E-commerce

Bos Tokopedia Ungkap Masalah Terbesar yang Dihadapi UMKM saat Berjualan di E-commerce

Whats New
Sri Mulyani Bikin Aturan Rapat Kemenkeu di Luar Jam Sekolah, Mengapa?

Sri Mulyani Bikin Aturan Rapat Kemenkeu di Luar Jam Sekolah, Mengapa?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X