Kompas.com - 04/11/2019, 08:02 WIB
Ilustrasi McDonalds drive-thru. SHUTTERSTOCKIlustrasi McDonalds drive-thru.

KOMPAS.com – Pada Minggu (3/11/2019) perusahaan McDonald's mengumumkan pemecatan CEO McDonald's Steve Easterbrook menyusul munculnya hubungan affair Easterbrook dengan karyawannya. Hal itu merupakan pelanggaran aturan yang ditetapkan oleh McDonald's Corp.

Terkait hal ini, saham McDonald's (MCD) menunjukkan pergolakan. Sepanjang pertemuan yang dilakukan oleh dewan pimpinan McDonald's pada hari Jumat (2/11/2019) waktu setempat saham MCD anjlok 1,40 persen atau 2,76 poin menjadi 193.94 di penutupan bursa. Sebelumnya pada hari yang sama saham MCD dibuka pada angka 187.78.

Harga saham MCD sempat memuncak pada tahun 2017 dengan total dibukukan 21,8 juta dollar AS, termasuk 9,1 juta Dollar AS dalam pembayaran berbasis insentif. Easterbrook menerima 15,9 juta dollar AS sebagai total kompensasinya tahun lalu dan berhasil tetap berada pada kursi dewan Walmart Inc.

Baca juga : Kunci Sukses Mantan CEO Starbucks, Melawan Keraguan Diri

Wall Street Journal menyebut bahwa rapat dewan sudah memutuskan pemecatan Easterbrook pada hari Jumat usai mendapatkan hasil investigasi yang dilakukan secara tertutup.

“Ini kesalahan. Mengingat nilai-nilai perusahaan, saya setuju dengan keputusan dewan bahwa sudah waktunya bagi saya untuk pindah,” ungkap Easterbrook yang ia kirim melalui milis usai pemecatannya.

Easterbrook akan digantikan oleh Chris Kempczinski, yang sebelumnya menjabat sebagai Presiden McDonald's USA. Easterbrook sudah menjabat sebagai CEO sejak 2015 termasuk sebagai kepala operasi Inggris Raya sebelum menjadi chief executive.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selama masa jabatannya, saham perusahaan memang terus menunjukkan kinerja possitif. Tetapi, jumlah pengunjung ke restoran AS terus mengalami kemunduran.

Kempczinski yang akan menggantikan Easterbrook mengungkapkan bahwa dirinya akan mempertahankan fokus Easterbrook pada pengembangan managemen teknologi sebagai CEO. 

"Tidak akan ada perubahan radikal dan strategis. Rencananya (Easterbrook) berhasil,” kata Kempczinski Minggu (3/11/2019).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.