Susi Pudjiastuti yang Tak Bisa Jauh dari Laut...

Kompas.com - 16/11/2019, 07:00 WIB
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti mengatakan bahwa Indoneaia merupakan negara terbesar kedua setelah Cina dalam hal penyumbang sampah laut di dunia. KOMPAS.com/HADI MAULANAMantan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti mengatakan bahwa Indoneaia merupakan negara terbesar kedua setelah Cina dalam hal penyumbang sampah laut di dunia.
Penulis Kiki Safitri
|

Selain itu, wanita yang dikenal dengan slogan 'Kalau tidak makan ikan, saya tenggelamkan!' ini menyebutkan bahwa apa yang ia lakukan adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan ekosistem yang bersih untuk keberlanjutan sektor kelautan perikanan.

"Lalu mengurangi pemakaian sedotan ya, kampenye ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Supaya lautnya bersih. Kalau saya memang suka laut, jadi kalau ke laut lihat plastik itu gemes sekali," ungkap Susi.

Dalam pidato dihadapan rekannya, Susi menyebut bahwa dirinya sangat senang bisa kembali lagi berkegiatan seperti sebelum ia menjabat sebagi menteri. Ia pun akan terus melanjutkan kegiatan sosial kelautannya bersama dengan komunitasnya.

Baca juga: Belum Move On dari Susi dan Jonan? Ini Momen Pertama Saat Keduanya Jabat Menteri

Pandu Laut Nusantara sudah didirikan sejak dua tahun yang lalu, di mana selalu ada saja event yang diselenggarakan setiap tahunnya. Seperti misalkan bersih-bersih pantai tahun lalu

"Beach clean up ada tiap tahun dan yang terbesar pada Agustus 2019 lalu yang diikuti sebanyak 60.000 orang," ungkap Susi.

Kesempatan ini juga digunakan Susi untuk menjual barang-barang miliknya seperti sepatu, baju dan aksesoris yang hasilnya akan ia gunakan untuk kegiatan amal.

Baca juga: Saat Menteri Pengganti Susi Keceplosan...

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X