Rudiantara Dinilai Cocok Jadi Dirut PLN, Ini Alasannya

Kompas.com - 26/11/2019, 11:43 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara ketika berbicara dalam acara penandatanganan Peraturan Menteri tentang blokir ponsel BM di Jakarta, Jumat (18/10/2019). KOMPAS.com/ GITO YUDHA PRATOMOMenteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara ketika berbicara dalam acara penandatanganan Peraturan Menteri tentang blokir ponsel BM di Jakarta, Jumat (18/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menilai sosok mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara cocok mengemban jabatan Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN.

Rudiantara dianggap berpengalaman dalam menangani perusahaan besar.

“Kita tahu Pak Rudiantara sebelum jadi menteri kan dari swasta juga dan beliau sudah pengalaman memimpin perusahaan telekomunikasi. Jadi pengalaman beliau di sektor terebut kita lihat menjadi acuan kita ketika mengambil orang-orang yang akan memimpin BUMN,” ujar Arya di Kementerian BUMN, Selasa (26/11/2019).

Baca juga: Terdepak dari Kabinet, Rudiantara Jadi Dirut PLN

Selain itu, lanjut Arya, Rudiantara juga berpengalaman di bidang pelayanan publik. Sebab, dia pernah menjadi Menkominfo.

“Jadi ya itu pertimbangan yang kami rasakan cukup matang untuk memimpin perusahaan sekelas PLN,” kata Arya.

Kendati begitu, Arya mengaku belum mendapatkan surat resmi resmi dari Istana mengenai persetujuan pengangkatan Rudiantara untuk menjabat Direktur Utama PLN.

“Karena suratnya belum kami lihat, surat kan sampainya ke Pak Erick Thohir, beliau masih di luar negeri, jadi kita nunggu pak Erick Thohir turun dari Korea sampai Jakarta,” ucap dia.

Baca juga: Jadi Dirut PLN, Rudiantara Tunggu Kepulangan Erick Thohir dari Korsel

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung membenarkan bahwa mantan menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

"Mudah-mudahan segera dilantik," kata Pramono di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25/11/2019).

Menurut Pramono, sidang tim penilai akhir (TPA) yang salah satunya menentukan pos Rudiantara sudah selesai digelar.

Sidang TPA itu dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo selaku ketua, Pramono selaku sekretaris, Menteri BUMN Erick Thohir, dan sejumlah menteri terkait lainnya.

Kini, Rudiantara tinggal menunggu dilantik oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

"(Sidang TPA) sudah selesai. Bolanya di Menteri BUMN," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X