5 Fakta soal Belanja Barang Impor Via E-Commerce Kena Pajak

Kompas.com - 24/12/2019, 11:09 WIB
Ilustrasi artisteerIlustrasi

Berikut fakta-fakta diturunkannya ambang batas pembebasan bea masuk yang dihimpun Kompas.com:

1. Kado Natal bagi pengusaha

Penurunan threshold bea masuk tersebut disambut positif oleh dunia usaha. Ketua Umum Himpunan Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo mengatakan aturan baru tersebut merupakan kado natal untuk para pengusaha.

Di sisi lain, para pengusaha menyambut baik dan mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh pemerintah. Ini dinilai menjadi kado natal terbaik bagi kalangan pelaku usaha.

"Ini kado natal. Kami berikan apresiasi tinggi. Setelah berikan saran ke pemerintah untuk berikan keadilan ke pelaku offline, ini salah satunya diturunkan dari 75 dollar AS ke 3 dollar AS dan ada perlindungan ke tas sepatu dan tekstil di mana rata-rata pelaku di mall buka industri. Banyak brand lokal yang di baliknya ada UKM untuk produksi," ujar dia.

Kebijakan ini juga dinilai akan menumbuhkan UKM yang memproduksi barang lokal sehingga akan meningkatkan investasi dan perekonomian.

"Mudah mudahan industri IKM kita yang selama ini terseok karena dibanjiri produk impor, diharapkan nantinya produk lokal banjiri konsumen kita. Konsumen kita nanti bisa menyerap produk IKM kita sendiri," kata Wakil Ketua Umum Asosuasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Tutum Rahanta.

Baca juga: Bea Cukai Tahan Barang-barang Jastip, Mengapa?

2. Ada begara yang tidak terapkan ambang batas bebas bea impor

Pelaksana tugas (Plt) Badan Kebijakan Fiskal Arif Bahrudin menjelaskan, ditetapkannya ambang atas pembebasan tarif masuk sebesar 3 dollar AS lantaran sebagian besar barang impor yang masuk via  e-commerce ke Indonesia senilai 3,8 dollar AS.

"Karena sebagian besar CN (consignment note/dokumen kepabeanan)nya di bawah 75 dollar AS dan sebagian besar yang banyak muncul senilai 3,8 dollar AS per CN sehingga diturunkan jadi 3 dollar AS per CN," ujar Arif ketika memberi penjelasan kepada awak media di Jakarta, Senin (23/12/2019).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X