Kompas.com - 28/12/2019, 21:04 WIB
Ilustrasi aplikasi smartphone SHUTTERSTOCK Ilustrasi aplikasi smartphone

JAKARTA, KOMPAS.com - Para santri kini dapat dengan mudah berjualan online. Aplikasi Kedaulatan Santri (KESAN) yang dapat diunduh di ponsel memungkinkan para santri dan UMKM menjual produk mereka di sana.

“Ada fitur UMKM guna mendorong santri dan umat Islam untuk berjualan online yang halal dan barokah,” ujar CEO KESAN Hamdan Hamedan dalam keterangannya, Sabtu (28/12/2019).

Gratis dan tanpa iklan, aplikasi KESAN hadir untuk menjadi referensi dan pengingat beribadah bagi umat Islam di Indonesia. KESAN diluncurkan pada awal (soft-launch) pada bulan Ramadan tahun ini dan telah diunduh lebih dari 30.000 pengguna.

Baca juga: Ketika Program OPOP Dikawinkan dengan Program Santri Tani Milenial…

Menurut Hamdan, KESAN didesain khusus untuk menemani penggunanya dan mengingatkan mereka untuk melakukan amalan yang positif dan Islami melalui fitur “alarm kebaikan”.

Beberapa waktu lalu, Hamdan menemui Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Wapres mengatakan KESAN harus terus terlibat dalam mempromosikan Islam yang moderat dan mendorong ekonomi umat.

“KESAN harus terus hadir untuk menyebarkan nilai-nilai Islam yang moderat, terutama di era media sosial yang kadang memuat banyak informasi yang memanas-manasi umat," jelas Ma'ruf.

"Selain itu, KESAN juga harus jadi bagian dari pemberdayaan ekonomi umat Islam,” imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.