Anggaran Kemenkop Kecil, Anggota DPD Nilai Pemerintah Tak Peduli UMKM

Kompas.com - 14/01/2020, 15:50 WIB
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Teten Masduki saat rapat bersama komite 4 DPD RI, Selasa (14/1/2020) Wayan AdhiMenteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Teten Masduki saat rapat bersama komite 4 DPD RI, Selasa (14/1/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komite IV DPD RI Dapil Yogyakarta, Cholid Mahmud menilai pemerintah tak memihak UMKM dengan hanya memberikan anggaran Kementerian Koperasi dan UKM untuk 2020 sebesar Rp 972,3 miliar

Menurutnya, anggaran tersebut terlalu kecil jika dibandingkan APBN yang Rp 2540 triliun. Namun dari jumlah itu, hanya sekitar Rp 972 miliar yang didapatkan oleh Kemenkop dan UKM

"Bayangkan saja dari Rp 2540 triliun cuma sekitar Rp 900 miliar anggaran yang didapatkan oleh Kemenkop dan UKM, menurut saya negara kurang memberikan perhatiannya terhadap persoalan UMKM," ujarnya saat rapat di gedung DPD RI, Selasa (14/1/2020).

Baca juga: Kemenkop Siapkan Tiga Pilar Strategi Dalam Rencana Kerja Tahun 2020

Lebih lanjut dirinya mengatakan UMKM merupakan tulang punggung Ekonomi Indonesia, maka dengan itu dia berharap di tahun berikutnya anggaran Kemenkop dan UKM bisa mendapatkan anggaran yang lebih besar.

"Harapan ke depan, Presiden bisa mempertimbangkan anggaran Kemenkop dan UKM di tahun yang akan datang nanti anggaran bisa sekitar Rp 20 triliun hingga Rp 30 triliunan lah jadi bukan lagi miliaran," tegasnya.

Sebelumnya dalam Rapat Kerja Menteri Koperasi dan UKM bersama Komisi VI DPR RI di Senayan, Jakarta, Kamis (7/11) lalu, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan pagu alokasi anggaran Kementerian Koperasi dan UKM untuk 2020 sebesar Rp 972,3 miliar.

Dari jumlah itu program penguatan kelembagaan koperasi sebesar 3 persen dan program peningkatan penghidupan berkelanjutan berbasis usaha mikro sebesar 9 persen dari total anggaran.

“Anggaran terbesar dialokasikan untuk program peningkatan daya saing UMKM dan koperasi yang mencapai 56 persen dari seluruh total anggaran,” katanya.

Sementara itu sisanya digunakan untuk program peningkatan sarana dan prasarana aparatur Kementerian Koperasi dan UKM dan program dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X