Sah, Kesepakatan Dagang AS-China Resmi Ditandatangani

Kompas.com - 16/01/2020, 09:14 WIB

WASHINTON DC, KOMPAS.com - Penandatanganan kesepakatan dagang antara AS dan China resmi di teken dini hari tadi Rabu (15/1/2020) waktu setempat.

Mengutip CNN, Kamis (16/1/2020) penandatangan perjanjian kesepakatan fase pertama ini dilakukan di Gedung Putih dengan dihadiri oleh Wakil Perdana Menteri China Liu He sebagai perwakilan China.

Meski demikian, kesepakatan ini tak serta merta menyudahi konflik dagang antara AS dan China.

Ketegangan antara dua negara ekonomi terbesar di dunia kemungkinan akan berlanjut pada tahun 2020 ketika China dan Washington memasuki putaran kedua pembicaraan perdagangan fase dua.

Namun, diperkirakan kesepakatan dagang fase dua akan lebih sulit daripada proses fase satu. Apalagi fase dua akan muncul sesudah pemilihan presiden AS November mendatang.

"Apakah dengan kesspakatan tahap satu masalah perselisihan dagang AS dan China selesai? Tidak," kata Robert Lighthizer, negosiator perdagangan.

Baca juga: Perang Dagang, Ini Isi Kesepakatan AS-China Fase I

Namun, ia menyebut kesepakatan dagang fase satu merupaka langkah uabg cukup bagus untuk kedua negara.

"Apakah ini langkah pertama yang sangat bagus? Ya," jelasnya.

Meski demikian, Robert menyebut rincian kesepakatan ini lebih spesifik dan sulit dipahami.

Di sisi lain, ekonom, analis pasar, dan pakar perdagangan juga tetap waspada terkait keselakatan kedua negara.

Karena tidak jelas apakah kedua negara dapat membuat kemajuan serius dalam isu-isu yang lebih substansial, seperti permintaan Washington bahwa pemerintah China secara signifikan mengurangi perannya dalam perekonomian negara tersebut.

"Kesepakatan memang menyelamatkan sisi penting, namun rincian masih menggantung dan ini tidak menandai berakhirnya ketegangan antara AS dan China," ungkap analis di Capital Economics.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.