Terseret Kasus Jiwasraya, Hanson Kuasai Ribuan Hektar Tanah di Barat Jakarta

Kompas.com - 20/01/2020, 11:45 WIB
Pintu gerbang Citra Maja Raya, Maja, Lebak, Banten. Pintu gerbang Citra Maja Raya, Maja, Lebak, Banten.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Nama PT Hanson International Tbk mencuat sejak beberapa waktu belakangan. Perusahaan properti ini dikait-kaitkan dengan dugaan skandal perusahaan BUMN asuransi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Belakangan, Hanson juga disebut-sebut terkait dugaan kasus di PT Asabri (Persero).

Jiwasraya dan Asabri menempatkan dana nasabahnya dengan nominal cukup besar di PT Hanson International Tbk. Selain penempatan lewat saham, investasi juga mengalir lewat pembelian Medium Term Note (MTN) atau surat berharga berjenis utang.

PT Hanson International Tbk mengklaim sebagai salah satu perusahaan landbank properti terbesar di Indonesia yang memiliki hampir 5.000 hektar lahan untuk dikembangkan di area barat Jakarta, seperti Serpong, Maja, dan Cengkareng.

Sementara itu, dilihat dari laporan tahunan (annual report) PT Hanson International Tbk 2018, penguasaan tanah atau landbank terus meningkat. Hingga akhir 2018, perusahaan menambah landbank 194 hektar atau 6,4 persen dibandingkan jumlah cadangan tanah pada 2017, yakni 3.026 hektar.

Proyek terbesarnya yakni Citra Maja Raya 1 dan 2 yang digarap bersama Grup Ciputra. Proyek perumahan ini menyasar kalangan menengah dan menengah bawah yang lokasinya cukup jauh dari Jakarta, yakni Maja yang masuk Kabupaten Lebak, Banten.

Baca juga: Skandal Jiwasraya & Asabri: Akrabnya Benny Tjokro dengan Saham Gocap

Bersama Grup Ciputra, proyek ini dikerjakan lewat anak-anak perusahaam Hanson International, yaitu PT Armidian Karyatama Tbk, PT Harvets Time, dan PT Putra Asih Laksana.

Dalam laporan yang dirilis Hanson, sejak diluncurkan pada tahun 2014, Citra Maja Raya 1 dan 2 telah berhasil memasarkan lebih dari 7.072 unit properti berupa rumah, ruko, dan tanah kavling.

Selain Maja, proyek lainnya yang dikembangkan Hanson International yakni Serpong Kencana yang berada di Serpong. Perumahan ini digarap anak usahanya yang lain, yaitu PT Blessindo Terang Jaya.

Belakangan, Serpong Kencana berganti nama menjadi Forest Hill untuk menarik lebih banyak pembeli, terutama dari kalangan muda.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X