Erick Thohir: Banyak yang Mau Goyang Posisi Saya dari Menteri BUMN

Kompas.com - 28/01/2020, 19:27 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Jumat (13/12/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAMenteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Jumat (13/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut banyak pihak yang ingin dirinya dicopot dari jabatan menteri.

Atas dasar itu, dia ingin secara sungguh-sungguh membenahi perusahaan-perusahaan pelat merah yang saat ini masih bermasalah. Sebab, ia tak ingin mewarisi kebobrokan kepada Menteri BUMN selanjutnya.

“Kalau habis restrukturisasi operasionalnya harus benar. Nanti ada problem lima tahun lagi di menteri selanjutnya, atau mungkin saja saya cuma setahun. Yang mau goyang saya kan banyak,” ujar Erick di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Baca juga: Erick Thohir Soal Isu Penggulingan: Jabatan Setiap Saat Bisa Diambil

Atas dasar itu, Erick mengatakan dirinya mempunyai target-target untuk masing-masing perusahaan BUMN.

Dia juga menginginkan peran aktif dari para komisaris utama untuk mengawasi kinerja perusahaan BUMN.

“Saya tidak mau juga komisaris hanya duduk-duduk dan tidak bantu kementerian untuk mengawasi, tapi bukan ambil peran direksi, jangan juga, enggak boleh, kan ada tugasnya,” kata Erick.

Sebelumnya, Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengunggah status di laman Facebook pribadinya soal Jiwasraya.

Baca juga: Perlukah Pemerintah Suntik Modal ke Jiwasraya?

Dalam unggahan itu, SBY mengaku mendengar informasi bahwa ada pihak yang semula ingin ada Pansus Jiwasraya. Tujuannya kata SBY, yakni untuk intuk menjatuhkan sejumlah tokoh. T

okoh tersebut yakni mantan Menteri BUMN Rini Sumarno, Menteri BUMN Erick Thohir harus diganti. Menteri Keuangan Sri Mulyani harus bertanggung jawab. Presiden Jokowi juga harus dikaitkan.

"Mendengar berita seperti ini, meskipun belum tentu benar dan akurat, saya harus punya sikap. Sikap saya adalah tak baik dan salah kalau belum-belum sudah main "target-targetan",: tulis SBY.

Saat ini, sejumlah komisi di DPR memilih membentuk Panja daripada Pansus Jiwasraya. Ketiga komisi yang membentuk Panja yakni Komisi III, Komisi VI dan Komisi XI.

Baca juga: Lowongan Kerja BUMN, dari Telkom hingga Nindya Karya

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X