Maret 2020, Ekonomi Indonesia Bakal Rasakan Dampak Virus Corona?

Kompas.com - 24/02/2020, 16:02 WIB
Ilustrasi virus corona (Covid-19) China ShutterstockIlustrasi virus corona (Covid-19) China

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah terus melakukan pemantauan penyebaran virus corona.

Meskipun belum ada kasus yang terkonfirmasi di Indonesia, namun pemerintah menilai pada bulan Maret 2020, dampak virus corona akan mulai dirasakan di Tanah Air.

Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono menyebutkan, dampak virus corona ini mencakup tiga hal antara lain, arus lalu lintas orang, arus lalu lintas barang, dan arus lalu lintas uang.

Baca juga: Sri Mulyani Beberkan Strategi Antisipasi Perlambatan Ekonomi Akibat Virus Corona

“Masalah utamanya itu akan berpengaruh pada lalu lintas orang, barang, dan uang. Kalau lalu lintas orang sudah jelas stop dari 5 Februari 2020 lalu dimana sudah tidak ada wisatawan mancanegara dari Cina,” kata Susiwijono di Jakarta Selatan, Senin (24/2/2020).

Sementara itu, untuk lalu lintas barang akan terasa pula lantaran Indonesia sangat tergantung dengan bahan baku dari China.

Sebanyak 74 persen impor bahan baku Indonesia adalah dari China, sehingga ketika stok di Indonesia habis, maka ini akan menjadi masalah.

“Memang sekarang kita masih punya banyak stok cadangan inventori. Biasanya siklusnya 1 sampai 2 bulan (setelah virus corona mewabah) akan kesulitan. Karena puncak outbreak-nya sekitar 20 Januari sampai dengan 30 Januari, kalau 1 bulan sampai 2 bulan berarti di pertengahan Maret akan mulai terasa,” jelas Susiwijono.

Baca juga: Virus Corona dan Pilpres AS Pertanda Black Swan, Indonesia Harus Waspada

Susiwijono mengatakan, pemerintah harus memikirkan hal ini, karena ekonomi global sangat dinamis, sementara penyebaran virus corona sangat cepat.

“Kalau kita lihat, kita harus hati-hati betul dalam menyikapi virus corona ini, meskipun belum ada kasus di Indonesia tapi pertambahannya ekspansial. Kita terus memantau dan hitung terus jumlah korbannya,” ungkapnya.

Adapun yang dilakukan oleh pemerintah adalah menerapkan beberapa kebijakan. Misalkan saja insentif fiskal.

Di sisi lain, terkait dengan lalu lintas orang, maka ada rancangan insentif untuk menurunkan harga tiket pesawat, dan lain sebagainya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X