Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/02/2020, 19:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan merespon penutupan sementara penerbangan ke Arab Saudi akibat virus corona (Covid 19) yang melanda sejumlah negara.

"Ya itulah dunia ini, kita nggak tahu, ini lagi di lobi lagi oleh Menteri Luar Negeri. Saya nggak tahu itu, Menlu yang tahu itu," ucapnya di Jakarta, Jumat (28/2/2020).

Untuk nilai kerugian di sektor pariwisata, saat ini pemerintah masih menghitung besarannya. "Sekarang sedang dihitung tinggal nunggunya saya kira. Menko Perekonomian sudah bicara dengan Menlu, Menhub terkait semua," ujarnya.

Baca juga: Sektor Keuangan Indonesia Mulai Terdampak Virus Corona

Luhut mengatakan, kerugian karena Covid 19 tidak hanya terjadi di Indonesia saja, namun di seluruh dunia. Bahkan, menurut dia, secara global negara lain juga melakukan hal serupa dengan Indonesia untuk mendorong pariwisata dengan memberikan insentif.

"Semua dunia ini kena. Kita kasih insentif ini tentu mau menggairahkan turis dalam negeri kita sendiri. Ini bukan hanya kita saja yang lakukan, Australia juga lakukan, negara lain melakukan sehingga ekonomi tetap jalan," ujarnya.

"Sekarang ini seperti tadi, Singapura saja sekarang 70 persen traveling dihentikan keluar sementara, ke Eropa misalnya karena tadi unknown," lanjut mantan Menko Polhukam.

Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, insentif untuk wisman, pemerintah memberikan alokasi tambahan sebesar Rp 298,5 miliar.

Insentif tersebut terdiri dari Insentif Airlines dan Travel Agent, Insentif dalam skema Joint Promotion, kegiatan promosi pariwisata serta familiarization trip (famtrip) dan influencer.

Sementara untuk wisatawan domestik, pemerintah memberikan diskon 30 persen penerbangan ke 10 tujuan wisata. Adapun 30 persen itu untuk kuota 25 persen seats di setiap penerbangan ke 10 tujuan wisata. Insentif tersebut akan berlaku mulai Maret hingga Mei 2020.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+