Ada Virus Corona, Pemerintah Tegaskan Tidak Larang Ekspor Masker

Kompas.com - 04/03/2020, 16:13 WIB
Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya mengalami kesulitan persediaan masker  pasca merebaknya virus Corona dan stok tersisa 3 dus untuk kebutuhan 20 Puskesmas selama Bulan Maret 2020, Selasa (3/3/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHADinas Kesehatan Kota Tasikmalaya mengalami kesulitan persediaan masker pasca merebaknya virus Corona dan stok tersisa 3 dus untuk kebutuhan 20 Puskesmas selama Bulan Maret 2020, Selasa (3/3/2020).

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah tidak akan melakukan pembatasan terhadap ekspor masker, meski permintaan di dalam negeri tengah meroket.

Ini menyusul konfirmasi dua warga negara Indonesia (WNI) yang dinyatakan positif terjangkit virus corona.

Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mengatakan, pelaku usaha masih boleh melakukan ekspor masker ke luar negeri.

"Pemerintah menegaskan tidak ada larangan ekspor masker," kata dia, di Jakarta, Rabu (4/4/2020).

Baca juga: Erick Thohir Mau Pesan Bahan Baku Masker dari Eropa

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terkait dengan permintaan yang tinggi, Agus mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik belanja.

Sebab, ia memastikan bahwa stok barang akan tercukupi.

"Dalam hal belanja, belanjalah sesuai dengan kebutuhan, pemerintah juga memastikan pasokan barang terpenuhi," katanya.

Baca juga: Beli Masker di Kimia Farma Hanya Boleh Dua Lembar per Orang

Ditemui di tempat yang sama, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan, pemerintah belum akan menyetop kegiatan ekspor meski penyebaran virus corona semakin luas.

Hal ini dilakukan untuk menjaga posisi neraca dagang atau current account deficit (CAD) nasional.

"Kami optimistis tidak menyetop ekspor untuk menjaga neraca dagang. Itu sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo," katanya.

Baca juga: Selain Masker, Harga Hand Sanitizer di Online Shop Juga Naik Tak Wajar

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.