Harga Minyak Dunia Anjlok, Sri Mulyani Buka Peluang Kaji Ulang Stimulus Tahap II

Kompas.com - 09/03/2020, 14:29 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (24/2/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (24/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan kemungkinan untuk mengkaji ulang paket stimulus tahap II.

Paket stimulus ini bakal diluncurkan pemerintah untuk meredam dampak persebaran virus corona (covid-19) terhadap perekonomian.

Hal itu disebabkan oleh harga minyak funia yang anjlok hingga 30 persen dan berpotensi menekan penerimaan negara.

"Di satu sisi kita lihat, formulasikan stimulus ekonomi yang sedang lemah. Di satu sisi kita juga lihat penerimaan tertekan karena harga minyak, kondisi ekonomi lemah, dan lain-lain," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Senin (9/3/2020).

Baca juga: Harga Minyak Dunia Anjlok, Ini Dampaknya Menurut Sri Mulyani

Berdasarkan pemantauan Kompas.com di Bloomberg pada pukul 11.45 WIB, harga minyak mentah acuan dunia Brent merosot 28,67 persen atau 12,98 dollar AS per barrel menjadi 32,29 dollar AS per barrel.

Adapun untuk harga minyak mentah acuan West Texas Intermediate (WTI) memangkas 31,59 persen sebesar 13,04 dollar AS per barrel menjadi 28,24 dollar AS per barrel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di dalam APBN, pemerintah mengasumsikan harga minyak dunia di level 63 dollar AS per barrel.

Harga minyak dunia yang anjlok berisiko menekan penerimaan negara dari sisi Pajak Penghasilan (PPh) migas serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Baca juga: Harga Minyak Mentah Anjlok ke Level Terendah Sejak Perang Teluk

Namun demikian, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu optimistis penurunan harga minyak dunia tersebut bisa menurunkan beban impor PT Pertamina (Persero).

"Kalau impor minyak selama ini cukup besar, penurunan harga minyak bisa memberi penurunan beban impor Pertamina. Nanti akan terlihat di neraca Pertamina," jelas Sri Mulyani.

"Dari sisi harga minyak apakah ini akan dalam jangka pendek dalam artian bulan, atau panjang dalam artian kuartal atau semester. Masih dilihat reaksi Rusia terhadap langkah Arab Saudi," jelas dia.

Sebagai catatan, realisasi PPh migas per Januari 2020 sebesar Rp 2,93 triliun. Angka tersebut merosot 53,3 persen jika dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya.

Adapun PNBP migas akhir Januari 2020 tercatat sebesar Rp 7,59 triliun. Angka tersebut naik 4,3 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turun Rp 2.000, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Turun Rp 2.000, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
BPJS Watch Nilai Pekerja Informal Berhak Dapat Bantuan Subsidi Gaji

BPJS Watch Nilai Pekerja Informal Berhak Dapat Bantuan Subsidi Gaji

Whats New
Lewat UPPO, Kementan Dukung Ketersediaan Pupuk Organik bagi Petani

Lewat UPPO, Kementan Dukung Ketersediaan Pupuk Organik bagi Petani

Rilis
Tingkatkan SDM Pertanian, Kementan Gelar Pelatihan untuk Petani

Tingkatkan SDM Pertanian, Kementan Gelar Pelatihan untuk Petani

Rilis
Harga Kedelai Dunia Naik, Pemerintah Minta Perajin Tahu Tempe Tak Khawatir

Harga Kedelai Dunia Naik, Pemerintah Minta Perajin Tahu Tempe Tak Khawatir

Whats New
Melihat Tantangan Besar Industri Kelapa Sawit Indonesia

Melihat Tantangan Besar Industri Kelapa Sawit Indonesia

Whats New
Huawei Investasikan Rp 1,43 Triliun untuk Ekosistem Startup Asia Pasifik

Huawei Investasikan Rp 1,43 Triliun untuk Ekosistem Startup Asia Pasifik

Rilis
Syarat dan Daerah Penerima Subsidi Gaji Rp 1 Juta

Syarat dan Daerah Penerima Subsidi Gaji Rp 1 Juta

Whats New
Bantuan Kuota Internet Gratis Cair September 2021, Ini Syarat Penerimanya

Bantuan Kuota Internet Gratis Cair September 2021, Ini Syarat Penerimanya

Whats New
Kontraktor Pertambangan Ini Buka Lowongan Kerja, Cek Syaratnya

Kontraktor Pertambangan Ini Buka Lowongan Kerja, Cek Syaratnya

Work Smart
Transaksi Digital Banking Diprediksi Capai Rp 35.600 Triliun pada 2021

Transaksi Digital Banking Diprediksi Capai Rp 35.600 Triliun pada 2021

Whats New
Alih Kelola Blok Rokan, 2.691 Karyawan Chevron Setuju Gabung Pertamina

Alih Kelola Blok Rokan, 2.691 Karyawan Chevron Setuju Gabung Pertamina

Whats New
Juli 2021, Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Jadi 71,17 Dollar AS per Barel

Juli 2021, Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Jadi 71,17 Dollar AS per Barel

Whats New
[TREN FILM KOMPASIANA] Romansa Musim Panas 'Words Bubble Up Like Soda Pop' | 'Rurouni Kenshin: The Beginning' Anti Klimaks | Trailer Kedua Sekuel 'Venom' Dirilis

[TREN FILM KOMPASIANA] Romansa Musim Panas "Words Bubble Up Like Soda Pop" | "Rurouni Kenshin: The Beginning" Anti Klimaks | Trailer Kedua Sekuel "Venom" Dirilis

Rilis
BEI: Penggalangan Dana di Pasar Modal Semester II Masih Menjanjikan

BEI: Penggalangan Dana di Pasar Modal Semester II Masih Menjanjikan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X