[POPULER MONEY] Staf Khusus Erick Thohir soal Semua BUMN di Jakarta Tutup | Layanan Pajak Dihentikan Sementara

Kompas.com - 16/03/2020, 05:38 WIB
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (11/2/2020). Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMAStaf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (11/2/2020).

1. Wabah Corona, Staf Khusus Erick: Tidak Benar Seluruh BUMN di DKI Jakarta Ditutup

Kementerian BUMN menegaskan bahwa semua perusahaan milik negara tetap beroperasi. Namun, untuk mencegah penyebaran virus corona, Kementerian BUMN membatasi semua bentuk pertemuan.

Selain itu juga mengimbau agar pegawai yang berusia di atas 50 tahun bekerja dari rumah masing-masing (work from home) mulai Senin (16/3/2020).

"Sampai hari ini semua BUMN tetap beroperasi seperti biasa tapi kita menjaga semua bentuk rapat, jumlah orang yang hadir dalam rapat, kemudian juga pembatasan mobilitas dibatasi," ujar Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga di Jakarta, Sabtu (14/3/2020) malam.

Hal itu disampaikan Arya menanggapi kabar seluruh BUMN di DKI Jakarta tutup.

Baca selengkapnya di sini

2. Berseberangan dengan Menhub Saat Rapat, Erick Thohir Hari Ini Tes Corona

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berencana melakukan tes corona hari ini, Minggu, (15/3/2020).

Adapun tes corona dilakukan setelah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dinyatakan positif terinfeksi virus Corona. Kendati demikian, Erick enggan menyebutkan tempat tes yang akan dia sambangi.

"Tempatnya tidak bisa saya sebutkan," kata Erick dalam keterangannya, Minggu, (15/3/2020).

Erick menyatakan, dia terakhir kali bertemu Budi Karya pada rapat terbatas "Percepatan Penyelesaian Permasalahan Pertahanan Sumatera Utara" di Kantor Presiden, Rabu 11 Maret 2020. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo dan diikuti sejumlah menteri. Hadir pula Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjono.

Selengkapnya sima di sini

3. Ada Corona, Jangan Buang Uang Anda untuk 4 Hal Ini

Sejak wabah virus corona semakin mengkhawatirkan, banyak orang di seluruh dunia telah berlomba-lomba pergi ke toko untuk menimbun barang-barang seperti tisu toilet, masker, hand sanitizer, dan sebagainya.

Memang, bersiap-siap dengan hal-hal penting sangat disarankan, entah Anda secara pribadi terjangkit virus corona maupun sebaliknya. Anda juga disarankan untuk melakukan pemeriksaan berkala terhadap obat-obatan yang Anda miliki untuk memastikan pasokan obat memadai, termasuk obat penghilang rasa sakit, obat batuk, dan obat pilek.

Jangan lupa, jaga pula peralatan P3K di rumah untuk mengobati cedera umum.

Namun, perlukah semua orang untuk menimbun barang padahal dia tahu tidak membutuhkannya sebanyak itu? Baca di sini

4. Sederet Aktivitas Menhub sebelum Dinyatakan Positif Corona

Menteri Perhubungan ( Menhub) Budi Karya Sumadi dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Menteri yang akrab disapa BKS ini beberapa hari sebelumnya melakukan sederet aktivitas agenda rapat dan kunjungan kerja.

Budi Karya selama ini dikenal sebagai anggota kabinet yang hampir jarang mengambil jatah libur, termasuk saat akhir pekan.

Jam terbangnya sebagai menteri, banyak dihabiskan untuk kunjungan kerja dalam rangka mengecek kesiapan infrastruktur konektivitas.

Baca aktivitas Budi Karya dalam dua pekan terakhir di sini

5. Wabah Virus Corona, Pemerintah Hentikan Sementara Layanan Pajak

Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menghentikan pelayanan pajak sementara hingga 15 April di seluruh kantor pelayanan pajak. Hal tersebut dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

"Mulai tanggal 16 Maret sampai dengan 5 April 2020 pelayanan perpajakan yang dilakukan di Tempat Pelayanan Terpadu (TPT) pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di seluruh Indonesia untuk sementara ditiadakan," kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Hestu Yoga Saksama dalam keterangan resminya, Minggu (15/3/2020).

Tak hanya di KPP, peniadaan sementara pelayanan juga dilakukan di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTST) dan Layanan Luar Kantor (LDK) baik yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak sendiri maupun yang bekerja sama dengan pihak lain.

"Terkecuali pelayanan langsung pada counter VAT Refund di bandara yang tetap dibuka, namun dengan pembatasan tertentu," ucapnya.

Simak selengkapnya di sini



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X