Kompas.com - 16/03/2020, 14:33 WIB
Ilustrasi pencegahan wabah virus corona SHUTTERSTOCK/WOOCATIlustrasi pencegahan wabah virus corona

JAKARTA, KOMPAS.com - Semakin banyak perusahaan di kawasan Jakarta yang mendorong karyawannya untuk bekerja dari rumah.

Hal ini berkaitan dengan pandemik virus corona yang jumlah kasusnya terus meningkat di Indonesia.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Hubungan Internasional Shinta Kamdani pun mengatakan, untuk saat ini memang bekerja dari rumah atau work from home (WFH) menjadi prioritas.

Baca juga: Anies Pertimbangkan Jakarta Lockdown, Penyewa Mal Keberatan

Menurut Shinta, keselamatan pekerja harus menjadi priroitas perusahan dan pengusaha pun tidak ingin tempat kerja menjadi tempat penyebaran wabah.

"Kami sangat tidak menginginkan adanya penyebaran wabah di tempat kerja atau penyebaran wabah karena pekerjaan. Kami juga secara aktif sudah melakukan upaya mandiri untuk mencegah penyebaran wabah ini di tempat kerja," ujar Shinta ketika dihubungi Kompas.com, Senin (16/3/2020).

Lebih lanjut, imbuh Shinta, pengusaha dalam satu minggu terakhir telah melakukan upaya pencegahan mulai dari mengatur penyediaan hand sanitizer di kantor, meniadakan atau membatalkan perjalanan bisnis dan acara-acara besar atau pertemuan yang melibatkan banyak orang, hingga kebijakan bekerja dari rumah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sebelum ada langkah kebijakan yang diambil pemerintah, kami mengimbau agar setiap perusahaan di Indonesia secara aktif melakukan tindakan pencegahan penyebaran wabah di perusahaannya masing-masing," ujar Shinta.

Baca juga: ASN Boleh Kerja dari Rumah hingga 31 Maret 2020

"Ini bisa dilakukan dengan mengambil salah satu opsi yg sudah disebutkan tadi: menghindari/menghentikan pertemuan/acara besar yang melibatkan kerumunan orang, membatasi kontak dengan orang lain (social distancing), working remotely/working from home, membatasi perjalanan bisnis, merumahkan pekerja yang tidak sehat, dan lain-lain.," jelas dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gandeng TFAS dan Volta, SiCepat Ekspres Borong 10.000 Motor Listrik

Gandeng TFAS dan Volta, SiCepat Ekspres Borong 10.000 Motor Listrik

Rilis
Pertamina: Stok BBM dan Elpiji Sangat Aman Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Pertamina: Stok BBM dan Elpiji Sangat Aman Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Rilis
Bos Pertamina Masuk Jajaran Wanita Paling Berpengaruh di Dunia Versi Forbes

Bos Pertamina Masuk Jajaran Wanita Paling Berpengaruh di Dunia Versi Forbes

Whats New
7 Insiden Proyek Kereta Cepat: Pipa Meledak hingga Tiang Pancang Roboh

7 Insiden Proyek Kereta Cepat: Pipa Meledak hingga Tiang Pancang Roboh

Whats New
Deretan 6 Kilang Minyak Terbesar di Dunia

Deretan 6 Kilang Minyak Terbesar di Dunia

Whats New
Sebelum Putuskan Investasi Berjangka Komoditi, Simak 7 Langkah Ini

Sebelum Putuskan Investasi Berjangka Komoditi, Simak 7 Langkah Ini

Whats New
Indonesia Menanggung Utang dari Proyek Kereta Cepat, Berapa Triliun?

Indonesia Menanggung Utang dari Proyek Kereta Cepat, Berapa Triliun?

Whats New
Di Akhir 2021, Tren Positif Pertumbuhan Kredit Diprediksi Berlanjut

Di Akhir 2021, Tren Positif Pertumbuhan Kredit Diprediksi Berlanjut

Whats New
Bangun Usaha Kerajinan Kulit, Rosyanah Raup Omzet Ratusan Juta Rupiah Per Bulan

Bangun Usaha Kerajinan Kulit, Rosyanah Raup Omzet Ratusan Juta Rupiah Per Bulan

Smartpreneur
Terlilit Utang Menggunung, Ini Strategi Angkasa Pura I untuk Bertahan

Terlilit Utang Menggunung, Ini Strategi Angkasa Pura I untuk Bertahan

Whats New
Belanja Online Dongkrak Penggunaan Voucher Digital Saat Pandemi

Belanja Online Dongkrak Penggunaan Voucher Digital Saat Pandemi

Whats New
Dirut BSI: Selama Pandemi, Perbankan Syariah Tumbuh Lebih di Atas Perbankan Konvensional

Dirut BSI: Selama Pandemi, Perbankan Syariah Tumbuh Lebih di Atas Perbankan Konvensional

Whats New
Apa Itu Bitcoin: Pengertian, Harga, dan Cara Kerjanya

Apa Itu Bitcoin: Pengertian, Harga, dan Cara Kerjanya

Earn Smart
IHSG Sesi I Naik Tipis, Saham Bank MNC dan Saratoga Melesat

IHSG Sesi I Naik Tipis, Saham Bank MNC dan Saratoga Melesat

Whats New
KKP Targetkan Jadi Produsen Unggulan Udang hingga Rumput Laut di Pasar Global

KKP Targetkan Jadi Produsen Unggulan Udang hingga Rumput Laut di Pasar Global

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.