Sempat Semobil Bareng Menhub, Ini Kondisi Terkini Menteri Basuki

Kompas.com - 18/03/2020, 14:36 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono di Stasiun MRT Bundaran HI, Selasa (19/3/2019). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARMenteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono di Stasiun MRT Bundaran HI, Selasa (19/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) basuki Hadimuljono dinyatakan negatif virus corona atau Covid-19. Kepastian didapat setelah Basuki menjalani tes corona di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

"Alhamdulillah Menteri Basuki dalam keadaan sehat wal afiat sebagaimana hasil test COVID-19 pertama di RSPAD yang diketahui sore ini (Selasa, 17 Maret 2020) dan dinyatakan negatif virus Corona," tulis akun Instagram resmi Kementerian PUPR seperti dilihat pada Rabu (18/3/2020).

Dalam keterangannya, Kementerian PUPR menulis kalau Basuki tetap bekerja seperti biasanya, namun pekerjaannya dilakukan dari rumah sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Pada hari ini, Selasa, 17 Maret 2020, Menteri Basuki menjalankan tugas rutin dan mengikuti beberapa kegiatan penting dari kediaman. Dari pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB, Menteri Basuki mengikuti 2 (dua) Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin Presiden Jokowi dan Wapres KH Ma'ruf Amin dengan video conference. Pertama tentang Pengembangan Kawasan Pariwisata Mandalika, termasuk persiapan penyelenggaraan MotoGP di Mandalika tahun 2021. Kedua tentang Evaluasi Pelaksanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana di NTB. Agenda lanjutan adalah memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) bersama Pejabat Tinggi Madya Kementerian PUPR dari kediaman yang dilakukan juga dengan video conference. Rapim dimulai pukul 14.00 WIB dan berakhir pukul 16.00 WIB membahas utamanya tentang pola operasi kerja staf PUPR dalam situasi krisis Pandemi COVID-19, serta percepatan pelelangan dan pelaksanaan kegiatan TA 2020 yang difokuskan untuk mengatasi dampak sosial-ekonomi Pandemi COVID-19, seperti kegiatan Padat Karya Tunai (cash for work). Alhamdulillah Menteri Basuki dalam keadaan sehat wal afiat sebagaimana hasil test COVID-19 pertama di RSPAD yang diketahui sore ini (Selasa, 17 Maret 2020) dan dinyatakan negatif virus Corona. Semoga kita semua, rakyat Indonesia dimanapun berada, selalu diberikan kekuatan, kesehatan dan keselamatan dalam melalui masa-masa sulit dalam Pandemi COVID-19. Aamiin yRa

A post shared by Kementerian PUPR (@kemenpupr) on Mar 17, 2020 at 6:48am PDT

Dari pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB, Menteri Basuki mengikuti 2 Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin Presiden Jokowi dan Wapres KH Ma'ruf Amin dengan video conference.

Pertama tentang Pengembangan Kawasan Pariwisata Mandalika, termasuk persiapan penyelenggaraan MotoGP di Mandalika tahun 2021.

Kedua tentang Evaluasi Pelaksanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana di NTB.

Baca juga: Sederet Aktivitas Menhub sebelum Dinyatakan Positif Corona

Agenda lanjutan adalah memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) bersama Pejabat Tinggi Madya Kementerian PUPR dari kediaman yang dilakukan juga dengan video conference.

Rapim dimulai pukul 14.00 WIB dan berakhir pukul 16.00 WIB membahas utamanya tentang pola operasi kerja staf PUPR dalam situasi krisis pandemi Covid-19.

Kemudian pembahasan lain dalam rapat yaitu percepatan pelelangan dan pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2020 yang difokuskan untuk mengatasi dampak sosial-ekonomi Pandemi Covid-19, seperti kegiatan Padat Karya Tunai (cash for work).

Semobil bareng Menhub

Menteri Perhubungan ( Menhub) Budi Karya Sumadi dinyatakan positif terinfeksi virus corona atau Covid-19. Sebelumnya, menteri yang akrab disapa BKS ini tengah disibukkan dengan kunjungan kerja, salah satunya bersama Menteri PUPR, Basuki Hadimudjono.

Bersama Menhub, Basuki melakukan pengecekan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Ini terkait dengan rekomendasi Komite Keselamatan Konstruksi PUPR untuk menyetop sementara proyek kereta cepat.

Tampak dalam unggahan Twitter Budi Karya, mereka tengah bersama meninjau proyek kereta cepat dalam satu mobil pada 4 Maret 2020 lalu.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengumumkan bahwa Budi Karya positif terjangkit virus Corona. Budi Karya diketahui jatuh sakit dan menderita gejala tifus sejak dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke beberapa lokasi.

Baca juga: Jejak Blusukan Menhub Sebelum Positif Corona



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X