JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak kegiatan di sela-sela aktivitas pekerjaan yang dilakukan di rumah atau work from home (WFH). Nihil rutinitas pulang pergi di jalanan dari rumah kantor, membuat waktu sebagian orang lebih fleksibel. Tak terkecuali Ignasius Jonan.
Mantan Menteri ESDM ini melakukan WFH sambil bertani sayur mayur di rumahnya dengan metode hidroponik atau bercocok tanam dalam pipa paralon yang populer dalam urban farming.
Seperti diketahui, Jonan memiliki kesibukan mengurus bisnis pasca-tak lagi masuk dalam pemerintahan. Sebagian area rumahnya yang berada di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, disulapnya jadi kebun sayur.
"Bagi saya tinggal di rumah dengan me nyalurkan hobi tanaman hidroponik," kata Jonan dalam unggahan di akun Instagram pribadinya seperti dilihat pada Rabu (25/3/2020).
Baca juga: Saat Jadi Menhub, Jonan Pernah Tolak Keluarkan Izin Kereta Cepat JKT-BDG
Menurut dia, semua orang sebaiknya tinggal di rumah mengikuti imbauan pemerintah untuk mengatasi wabah virus corona atau Covid-19.
"Ini tanggung jawab kita masing-masing sebagai warga negara dan sebagai umat manusia. Pemerintah sangat diharapkan bertindak cepat dan proaktif. Saatnya kita sebagai bangsa dan masyarakat serta negara diuji untuk bersatu padu dan bertoleransi terhadap sesama," kata Jonan.
"Yang menjadi tantangan adalah yang kelompok manula dan yang harus cari makan harian di lapangan atau di jalanan itu tugas negara untuk mengurusnya," tambah dia.
Baca juga: Ridwan Kamil Pamer KA Masuk Stasiun Garut, Jonan Beri Tiga Jempol
Lanjut dia, kesibukan lain di luar pekerjaan perlu dilakukan agar aktivitas WFH tak membosankan. Bertanam sayur sudah lama dipilihnya di sela-sela kesibukannya.
"Tinggal di rumah semaksimal mungkin dan menjaga kebersihan dan tidak berinteraksi dengan berjabat tangan dan melakukan kegiatan lain yang tidak diperlukan. Ini pandemik atau wabah yang sangat cepat menular dan beresiko pada yang berusia lanjut," kata Jonan.
Sebelumnya, mantan Dirut PT KAI ini juga mengunggah peringatan jaga jarak alias social distancing akibat semakin meluasnya virus corona. Peringatan tersebut diunggah setelah tersiar kabar kasus positif corona pada Wali Kota Bogor Bima Arya.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.