Gara-cara Corona, Traveloka PHK 100 Karyawan?

Kompas.com - 09/04/2020, 15:35 WIB
Logo Traveloka TravelokaLogo Traveloka

JAKARTA, KOMPAS.com - Aplikasi layanan tiket perjalanan, Traveloka diberitakan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja ( PHK) terhadap 100 karyawannya atau 10 persen dari total jumlah karyawan. Hal itu sebagai dampak dari pandemi virus corona (Covid-19)

Dikutip Kompas.com dari Nikkei Asian Review , pemangkasan itu terjadi pekan lalu. Sedangkan karyawan yang masih bekerja disebut mendapatkan separuh dari gaji reguler mereka.

Kondisi ini lantaran adanya wabah virus corona (Covid-19) yang membuat perjalanan wisata terhenti karena keputusan pemerintah untuk menutup penerbangan bagi semua wisatawan mancanegara.

Baca juga: 1,2 Juta Pekerja Dirumahkan dan PHK, Menaker Minta Pengusaha Cari Solusi Lain

Tak hanya itu, perjalanan domestik juga terkena imbasnya ketika pemerintah menginstruksikan orang untuk bekerja dan belajar di rumah.

Sementara saat dikonfirmasi Kompas.com,  Public Relation Specialist Traveloka, Citra Dwillysa Putri masih belum memberikan jawaban resmi terkait adanya PHK yang dilakukan oleh perusahaan agen perjalanan tersebut.

"Aku coba koordinasikan internal dulu ya. Karena aku juga belum terinfo apapun mengenai hal (PHK) ini," ujar dia, melalui pesan tertulis, Kamis (9/4/2020).

Dihubungi terpisah, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Ketenagakerjaan, Raden Soes Hindharno membenarkan adanya perusahaan agen travel yang telah melaporkan adanya PHK. Namun, dia tidak menyebut secara detail nama perusahaan itu.

"Sebetulnya ada (laporan agen travel melakukan PHK), tapi kami lagi petakan semua sektor," ucapnya.

Soes menjelaskan, berdasarkan laporan yang mereka kumpulkan sektor pariwisata dan perhotelan paling tertinggi memangkas atau merumahkan sejumlah pekerjanya.

"Kalau melihat dari pemetaan Ketenagakerjaan, semuanya terdampak tapi prioritasnya di pariwisata dan perhotelan. Artinya, hotel itu tidak ada tamu yang hadir, maka itu bertahap (di PHK atau di rumahkan). Bulan lalu, 30 persen," katanya.

Baca juga: Rumahkan Karyawan, Matahari Jamin Tak Lakukan PHK dan Tetap Bayar Gaji



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangga Buatan Indonesia, Luhut Ajak Masyarakat Beli Sepeda Produk Lokal

Bangga Buatan Indonesia, Luhut Ajak Masyarakat Beli Sepeda Produk Lokal

Whats New
Covid-19 Bikin Bisnis Hotel dan Restoran di Jakarta Kian Merana

Covid-19 Bikin Bisnis Hotel dan Restoran di Jakarta Kian Merana

Whats New
5+ Rahasia dan Cara Mengatur Keuangan Freelancer Zaman Now

5+ Rahasia dan Cara Mengatur Keuangan Freelancer Zaman Now

Earn Smart
Tarif Tol Jakarta-Bandung Terbaru di 2021

Tarif Tol Jakarta-Bandung Terbaru di 2021

Spend Smart
Hati-hati, Ada Hoaks Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12!

Hati-hati, Ada Hoaks Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12!

Whats New
Pastikan Kelayakan Terbang Pesawat, Menhub Tinjau Ramp Check di Bandara Soetta

Pastikan Kelayakan Terbang Pesawat, Menhub Tinjau Ramp Check di Bandara Soetta

Whats New
Tarif Tol Terbaru dari Jakarta Menuju Semarang dan Surabaya di 2021

Tarif Tol Terbaru dari Jakarta Menuju Semarang dan Surabaya di 2021

Spend Smart
Satpam Wajib Miliki KTA dan Ijazah, Berapa Biaya Pembuatannya?

Satpam Wajib Miliki KTA dan Ijazah, Berapa Biaya Pembuatannya?

Work Smart
Cerita Orang Terkaya Paling Muda di India, Pernah Jualan HP Kini Punya Harta Rp 21,7 Triliun

Cerita Orang Terkaya Paling Muda di India, Pernah Jualan HP Kini Punya Harta Rp 21,7 Triliun

Work Smart
MONEY SEPEKAN:  6 Maskapai Indonesia yang Kini Tinggal Nama | Uni Eropa Tolak Sawit Indonesia, Butuh Nikelnya

MONEY SEPEKAN: 6 Maskapai Indonesia yang Kini Tinggal Nama | Uni Eropa Tolak Sawit Indonesia, Butuh Nikelnya

Whats New
Selain Kendaran Listrik, Ini Pendongkrak Melejitnya Harga Nikel

Selain Kendaran Listrik, Ini Pendongkrak Melejitnya Harga Nikel

Whats New
Elon Musk Sumbangkan 5 Juta Dollar AS untuk Akses Pendidikan Gratis

Elon Musk Sumbangkan 5 Juta Dollar AS untuk Akses Pendidikan Gratis

Whats New
Pasca Gempa Majene, Kemenhub Pastikan Pelayanan Penerbangan di Sulawesi Barat Normal

Pasca Gempa Majene, Kemenhub Pastikan Pelayanan Penerbangan di Sulawesi Barat Normal

Whats New
Utang Pemerintah Tembus Rp 6.000 Triliun

Utang Pemerintah Tembus Rp 6.000 Triliun

Whats New
Erick Thohir Minta 15 Persen Direksi BUMN Dijabat Perempuan

Erick Thohir Minta 15 Persen Direksi BUMN Dijabat Perempuan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X