32 Rumah Sakit Umum di Jakarta Dapat Bantuan 4.400 Test Kit Covid-19

Kompas.com - 28/04/2020, 13:16 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) atau RS Siloam memberikan 4.400 swabs, VTM, test kits dan PCR primers dan reagen kepada 32 RSU DKI untuk melawan pandemi Covid-19.

Penyerahan dilakukan oleh Wakil Direktur Utama Kelompok Siloam, Caroline Riady dan Direktur Siloam Grace Frelita kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti yang mewakili Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan hari ini, Selasa (28/4/2020) di Balai Kota Provinsi DKI Jakarta.

Widyastuti berharap dukungan ini dapat membantu mengendalikan penyebaran virus corona dengan dilakukannya tes kepada lebih banyak pihak khususnya terhadap kelompok ibu sedang hamil.

Baca juga: Tinggal Dua Hari, Baru 10,13 Juta Orang Lapor SPT

“Apabila ada tindakan medis yang diperlukan pasca tes, akan dapat segera dilakukan dan dengan demikian dapat memutus rantai penyebaran Covid-19,” kata Widyastuti dalam siaran pers, Jakarta, Selasa (28/4/2020).

Sementara itu, Grace Frelita menambahkan, SILO berperan aktif mendukung upaya pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan mengoperasikan 3 RS Siloam untuk rujukan pasien Covid-19 dan memberikan fasilitas pemeriksaan Covid-19.

“Siloam meningkatkan tiga puluh persen dalam kapasitas jumlah tempat tidur dan sepenuhnya mengoperasikan tiga RS rujukan khusus Covid-19 yaitu RS Siloam Mampang (415 TT), RS Siloam Kelapa Dua (215 TT), dan RS Siloam Pal Dua (145 TT), masing masing di Jakarta, Tangerang dan Manado,” ungkap Grace.

Baca juga: Faktor Hoki, Penerima Kartu Prakerja Ditentukan Lewat Pengacakan

Saat ini laboratorium RS Siloam juga mendukung fasilitas RT-PCR (Real Time Polymerase Chain Reaction), testing dengan menjalankan empat mesin PCR dengan kapasitas berjalan 288 patient-cases atau 576 sampel pasien per hari dengan tujuan utama testing para dokter, perawat dan pekerja medis di lapangan.

Saat ini, jumlah kasus Covid-19 setiap hari yang kian bertambah, dan membutuhkan peran cepat dalam deteksi awal melalui tes yang cepat baik melalui antibody rapid test maupun RT-PCR test.

Oleh karena itu, deteksi dini memungkinkan pemberian perawatan tepat waktu, khusus pada titik awal serangan Covid-19, sebelum serangan dasyat terjadi terhadap paru-paru. Pada akhirnya deteksi dini dan tepat waktu akan meningkatkan angka kesembuhan dan mengurangi angka kematian.

Baca juga: Panduan Cara Mencairkan Dana Insentif Kartu Prakerja di ATM

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Hanya Tren, Fesyen Berkelanjutan Kini Jadi Kebutuhan

Tak Hanya Tren, Fesyen Berkelanjutan Kini Jadi Kebutuhan

BrandzView
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Ukuran 0,5 Gram Hingga 1 Kg

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Ukuran 0,5 Gram Hingga 1 Kg

Spend Smart
Simak Tarif dan Cara Menghitung Pajak Sarang Burung Walet

Simak Tarif dan Cara Menghitung Pajak Sarang Burung Walet

Whats New
Upskilling Itu Penting, Ini Alasannya!

Upskilling Itu Penting, Ini Alasannya!

Work Smart
BPK: Dana Rp 289,85 Miliar Program Kartu Prakerja Salah Sasaran

BPK: Dana Rp 289,85 Miliar Program Kartu Prakerja Salah Sasaran

Whats New
Soal Penyebab Banjir Rob Semarang, Pemerintah Sebut karena Ketinggian Pasang Air Laut Ekstrem

Soal Penyebab Banjir Rob Semarang, Pemerintah Sebut karena Ketinggian Pasang Air Laut Ekstrem

Whats New
IHSG dan Rupiah Kompak Menguat pada Penutupan Sesi I Perdagangan

IHSG dan Rupiah Kompak Menguat pada Penutupan Sesi I Perdagangan

Whats New
Perluas Distribusi Reksa Dana, Bahana TCW Gandeng Fundtastic dan Bank Muamalat

Perluas Distribusi Reksa Dana, Bahana TCW Gandeng Fundtastic dan Bank Muamalat

Whats New
Pelantikan Dewan Komisioner OJK 2022-2027 Ditunda, Ini Alasannya

Pelantikan Dewan Komisioner OJK 2022-2027 Ditunda, Ini Alasannya

Whats New
KreditPro dan eFishery Dukung Budidaya Perikanan Lewat Program Kabayan

KreditPro dan eFishery Dukung Budidaya Perikanan Lewat Program Kabayan

Rilis
Nasabah Gagal Bayar WanaArtha Life Minta Direksi Baru Percepat Penyehatan Keuangan

Nasabah Gagal Bayar WanaArtha Life Minta Direksi Baru Percepat Penyehatan Keuangan

Whats New
Ajak Profesional HR Jawab Tantangan Soal SDM Pascapandemi, SKK Migas dan KKKS Gelar IHSR 2022

Ajak Profesional HR Jawab Tantangan Soal SDM Pascapandemi, SKK Migas dan KKKS Gelar IHSR 2022

Rilis
Pelantikan Dewan Komisioner OJK Batal Dilaksanakan Hari Ini, Kenapa?

Pelantikan Dewan Komisioner OJK Batal Dilaksanakan Hari Ini, Kenapa?

Whats New
NIK Jadi NPWP Mulai 2023, Ini Hal yang Perlu Kamu Ketahui

NIK Jadi NPWP Mulai 2023, Ini Hal yang Perlu Kamu Ketahui

Whats New
Ekonom: Jika BI Naikkan Suku Bunga, Berpotensi Ganggu Laju Pemulihan Ekonomi Nasional

Ekonom: Jika BI Naikkan Suku Bunga, Berpotensi Ganggu Laju Pemulihan Ekonomi Nasional

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.