Di Tengah Virus Corona, Transaksi Blibli.com Naik 50 Persen

Kompas.com - 14/05/2020, 18:34 WIB

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 banyak sektor yang terpukul akibat pembatasan sosial. Namun hal itu tidak terjadi pada sektor e-commerce

CEO Blibli.com Kusumo Martanto mengatakan justru selama masa pandemi transaksi di Blibli.com meningkat hingga 50 persen. Bahkan angka kenaikan itu muncul dari penjualan produk-produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Baca juga: Cegah Penyebaran Virus Corona, Blibli Galang Donasi Masker Kain

"Covid-19 enggak semuanya berdampak jelek. Ada juga berkahnya buat UMKM tapi memang harus selalu siap siaga," ujarnya dalam konferensi video yang dilakukan secara virtual, Kamis (14/5/2020).

Kusumo juga menyebutkan adapun produk yang banyak diincar adalah seperti produk makanan, minuman, alat kesehatan buatan lokal seperti masker kain hingga dekorasi dalam rumah.

Ia juga mengatakan di saat pandemi ini para UMKM yang belum bergabung dengan pasar online harus segera melakukannya.

"Para UMKM yang belum main ke online, ayo sekarang bergabung. Ini saatnya UMKM berpikir positif dan kreatif, kalau dulu jualannya hanya untuk orang sekitar pakailah sekarang online," kata dia.

Baca juga: Cara BliBli Kurangi Penggunaan Sampah Plastik

Dengan melakukan penjualan secara online, menurut dia, walaupun pandemi telah usai di tanah air, transaksi penjualan juga masih akan tetap berjalan karena kebiasaan masyarakat dalam berbelanja sudah berubah.

Selain itu Kusumo juga mengatakan untuk memajukan UMKM di Indonesia, Blibli.com turut mendorong UMKM melalui pelatihan-pelatihan yang diberikan.

Bahkan Blibli.com membuat kanal khusus untuk Galeri Indonesia yang tujuannya bisa memasarkan produk buatan Indonesia.

"Di Jawa Tengah kami melakukan training 50 kali dan telah didukung oleh Pemkot, Pemkab dan asosiasi lainya. Saat ini ada 1.500 UMKM di Jateng yang telah bergabung," sebut dia.

Baca juga: Tahun Baru Gaya Baru, Manfaatkan Diskon Blibli Ini

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Langkah Awal Menjadi Investor Saham

Langkah Awal Menjadi Investor Saham

Earn Smart
Jokowi: Jangan Mempersulit Investor Masuk ke Indonesia

Jokowi: Jangan Mempersulit Investor Masuk ke Indonesia

Whats New
OJK Berikan Diskon Biaya Pernyataan Pendaftaran 'Green Bond' untuk Pendanaan Kendaraan Listrik

OJK Berikan Diskon Biaya Pernyataan Pendaftaran "Green Bond" untuk Pendanaan Kendaraan Listrik

Whats New
Strategi Bapanas Jaga Stabilitas Harga Beras Jelang Nataru

Strategi Bapanas Jaga Stabilitas Harga Beras Jelang Nataru

Whats New
Kondisi Ekonomi 2023, Jokowi Optimistis tapi Tetap Waspada dan Hati-hati

Kondisi Ekonomi 2023, Jokowi Optimistis tapi Tetap Waspada dan Hati-hati

Whats New
Visa dan Bank UOB Umumkan 2 Pemenang Grand Prize Nonton Piala Dunia di Qatar

Visa dan Bank UOB Umumkan 2 Pemenang Grand Prize Nonton Piala Dunia di Qatar

Whats New
Luhut Pastikan Masyarakat yang Membeli Motor Listrik Akan Dapat Subsidi Rp 6,5 Juta

Luhut Pastikan Masyarakat yang Membeli Motor Listrik Akan Dapat Subsidi Rp 6,5 Juta

Whats New
Menghitung Konversi Ton ke Kuintal

Menghitung Konversi Ton ke Kuintal

Whats New
Jokowi Ingatkan Hati-hati ke Provinsi dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi, Ada Apa?

Jokowi Ingatkan Hati-hati ke Provinsi dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi, Ada Apa?

Whats New
Jelang Natal dan Tahun Baru 2023, Mendag Zulhas Pastikan Stok Cabai Aman, walau Harga Naik Sedikit

Jelang Natal dan Tahun Baru 2023, Mendag Zulhas Pastikan Stok Cabai Aman, walau Harga Naik Sedikit

Whats New
Cara Mengidentifikasi Saham dalam Papan Ekonomi Baru yang Segera Meluncur

Cara Mengidentifikasi Saham dalam Papan Ekonomi Baru yang Segera Meluncur

Whats New
Jokowi Jengkel Dana Pemda Mengendap di Perbankan Capai Rp 278 Triliun

Jokowi Jengkel Dana Pemda Mengendap di Perbankan Capai Rp 278 Triliun

Whats New
BPS Pastikan Stok Beras Surplus, Cukup untuk Memenuhi Kebutuhan Nasional

BPS Pastikan Stok Beras Surplus, Cukup untuk Memenuhi Kebutuhan Nasional

Whats New
IHSG Sesi I Ditutup Menguat, Saham Sektor Teknologi Masih Tertekan

IHSG Sesi I Ditutup Menguat, Saham Sektor Teknologi Masih Tertekan

Whats New
Jokowi: Jangan Sampai Target Investasi Tidak Tercapai, Langsung Mohon Maaf

Jokowi: Jangan Sampai Target Investasi Tidak Tercapai, Langsung Mohon Maaf

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.