BTN Pangkas Target Pertumbuhan Kredit Jadi 2-3 Persen Pada 2020

Kompas.com - 15/05/2020, 19:04 WIB
Direktur Utama Bank BTN Pahala N. Mansury bersama para jajaran BTN di Jakarta, Senin (17/2/2020). KOMPAS.com/ELSA CATRIANADirektur Utama Bank BTN Pahala N. Mansury bersama para jajaran BTN di Jakarta, Senin (17/2/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berencana memangkas target pertumbuhan kredit menjadi 2-3 persen sepanjang 2020.

Pemangkasan target pertumbuhan kredit tak lepas dari kondisi pandemi Covid-19. Padahal sebelumnya, kredit ditargetkan tumbuh 9,5 persen.

"Kita sudah pasti akan melakukan usulan untuk revisi RBB atau RKAP di tahun ini. Target 9,5 persen sebelumnya, kita revisi antara 2-3 persen," kata Direktur Utama BTN Pahala Nugraha Mansury dalam konferensi video, Jakarta, Jumat (15/5/2020).

Baca juga: PGN Rombak Direksi, Suko Hartono Jadi Dirut

Pahala menuturkan, ada dua segmen kredit yang masih diharapkan jadi penopang pertumbuhan kredit pada 2020 ini. Perseroan memprediksi, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi masih mampu tumbuh 10 persen.

Kemudian, pendongkrak lainnya berasal dari pembiayaan syariah sebesar 6 persen. Dia berharap, pembiayaan rumah berbasis syariah bisa tumbuh 7-8 persen sepanjang 2020.

"Sedangkan untuk KPR bersubsidi full year antara 10-11 persen tumbuhnya. Itu yang akan jadi engine of growth tahun ini," ungkap Pahala.

Di sisi lain, Pahala memprediksi KPR non subsisi tumbuh flat meski masih ada penyaluran kredit baru sebesar Rp 200-400 miliar per bulan.

Baca juga: Ini Provinsi Favorit Para Investor Selama 5 Tahun Terakhir

Segmen kredit lainnya yang diperkirakan turun adalah kredit komersial non konstruksi dan kredit konstruksi non subsidi berkisar 3-5 persen.

"Pelunasannya memang saat ini kita lihat beberapa debitur juga minta relaksasi. Yang lain kita masih lihat," kata Pahala.

Sebagai informasi, bank bersandi saham BBTN ini menyalurkan kredit senilai Rp 253,25 triliun pada kuartal I 2020. Posisi tersebut tumbuh 4,59 persen (year-on-year/yoy) dari Rp 242,13 triliun di kuartal I 2019.

Penopang terbesar pertumbuhan kredit tentunya berasal dari segmen Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi.

Segmen yang menempati porsi sebesar 44,53 persen dari total kredit di emiten bersandi saham BBTN tersebut mencatatkan pertumbuhan sebesar 10,57 persen (yoy) menjadi Rp 112,78 triliun.

Baca juga: Cara Bayar Otomatis Tagihan PLN dan PDAM di Aplikasi Gojek

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manfaatkan Ceker Ayam Jadi Sepatu, Bisnis Ini Bisa Bertahan di Tengah Pandemi

Manfaatkan Ceker Ayam Jadi Sepatu, Bisnis Ini Bisa Bertahan di Tengah Pandemi

Whats New
Curhatan Sri Mulyani, Sulitnya Membuat Kebijakan Ditengah Pandemi

Curhatan Sri Mulyani, Sulitnya Membuat Kebijakan Ditengah Pandemi

Whats New
Menteri Edhy Bantah Terlibat Tentukan Eksportir Benih Lobster

Menteri Edhy Bantah Terlibat Tentukan Eksportir Benih Lobster

Whats New
Presiden Marah soal Anggaran Kesehatan, Datanya Benarkah?

Presiden Marah soal Anggaran Kesehatan, Datanya Benarkah?

Whats New
Tesla Jadi Perusahaan Otomotif Paling Bernilai di Dunia, Kekayaan Elon Musk Naik 21 Miliar Dollar AS

Tesla Jadi Perusahaan Otomotif Paling Bernilai di Dunia, Kekayaan Elon Musk Naik 21 Miliar Dollar AS

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Membedah Pajak Netflix | Cerita Pekerja Proyek | 'Body Shaming' di Sekitar Kita

[POPULER DI KOMPASIANA] Membedah Pajak Netflix | Cerita Pekerja Proyek | "Body Shaming" di Sekitar Kita

Rilis
Sinar Mas Beri Edukasi Lingkungan kepada Masyarakat melalui Festival Hijau BSD City ke-17

Sinar Mas Beri Edukasi Lingkungan kepada Masyarakat melalui Festival Hijau BSD City ke-17

Rilis
Menko Airlangga Optimistis Pemulihan Ekonomi Makin Cepat pada Kuartal III-2020

Menko Airlangga Optimistis Pemulihan Ekonomi Makin Cepat pada Kuartal III-2020

Whats New
Mengenal Eigendom, Bukti Kepemikan Tanah Warisan Belanda

Mengenal Eigendom, Bukti Kepemikan Tanah Warisan Belanda

Whats New
OJK Disarankan Jadi Pengawas Pasar Modal dan Industri Keuangan Non-bank Saja

OJK Disarankan Jadi Pengawas Pasar Modal dan Industri Keuangan Non-bank Saja

Whats New
Tips Karier Sukses, Begini Cara Dekat dengan Atasan Tanpa Menjilat

Tips Karier Sukses, Begini Cara Dekat dengan Atasan Tanpa Menjilat

Work Smart
Kementan Alokasikan 15.320 Ton Pupuk Subsidi untuk Bulukumba

Kementan Alokasikan 15.320 Ton Pupuk Subsidi untuk Bulukumba

Rilis
Negara-Negara Ini Jalankan Sistem Pengawasan Bank di Bawah Bank Sentral

Negara-Negara Ini Jalankan Sistem Pengawasan Bank di Bawah Bank Sentral

Whats New
Persaingan Antar-bank BUMN yang Jadi Sorotan Erick Thohir

Persaingan Antar-bank BUMN yang Jadi Sorotan Erick Thohir

Whats New
Dihantam Pandemi, Maskapai Air France Pangkas 7.500 Karyawan

Dihantam Pandemi, Maskapai Air France Pangkas 7.500 Karyawan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X