Nilai Tukar Petani Turun 0,85 Persen pada Mei 2020

Kompas.com - 02/06/2020, 15:15 WIB
Ilustrasi petani SHUTTERSTOCK.com/FENLIOQIlustrasi petani
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) nasional pada Mei 2020 ada di angka 99,47, atau turun 0,85 persen dibandingkan bulan April 2020.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, penurunan NTP disebabkan karena indeks harga yang diterima petani (It) turun sebesar 0,86 persen.

"Penurunan (It) lebih besar dari penurunan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib), yang turun sebesar 0,01 persen," kata Suhariyanto dalam konferensi video, Selasa (2/6/2020).

Baca juga: Tokopedia: Transaksi Token Listrik Sedang Ada Gangguan Secara Nasional

Lebih lanjut dia menuturkan, NTP provinsi Jambi pada Mei 2020 mengalami penurunan terbesar sebesar 3,53 persen dibandingkan penurunan NTP provinsi lain.

"Sebaliknya, NTP Provinsi Kalimantan Barat mengalami kenaikan tertinggi, yakni sebesar 1,04 persen," jelas pria yang kerap disapa Kecuk ini.

Sementara itu, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional Mei 2020 tercatat sebesar 100,16. Angka itu turun 0,96 persen dibanding NTUP bulan April 2020.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: BPS: Harga Beras Semua Jenis Turun di Tingkat Penggilingan

Di sisi lain, terjadi perubahan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Indonesia sebesar -0,07 persen pada Mei 2020.

"Penurunan disebabkan karena turunnya indeks di kelompok makanan, minuman, dan tembakau," kata Kecuk.

Baca juga: Tahun Ini Garuda Tak Angkut Jemaah Haji, Ini Respon Kementerian BUMN



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X