Pandemi Corona, 70 Persen Pesawat Garuda Tak Terbang

Kompas.com - 05/06/2020, 13:33 WIB
Pesawat Garuda Indonesia KOMPAS.com/ Bambang P. JatmikoPesawat Garuda Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, mayoritas armada pesawat milik maskapainya terpaksa di grounded atau diparkirkan selama masa pandemi Covid-19.

Hal tersebut berakibat anjloknya pendapatan maskapai pelat merah itu.

Garuda Indonesia sendiri saat ini setidaknya memiliki 142 pesawat yang terdiri atas Boeing 777-300ER, Boeing 737-800NG, Airbus A330-200, Airbus A330-300, Airbus A330-900neo, CRJ1000 NextGen, dan ATR 72-600.

“Dari segi perusahaan, pendapatan kami menurun drastis. 70 persen pesawat kami grounded,” ujar Irfan dalam konferensi pers virtual, Jumat (5/6/2020).

Selain itu, tingkat keterisian penumpang atau load factor juga menurun drastis hingga di bawah 50 persen.

Atas dasar itu, Irfan berharap pandemi Covid-19 ini segera berakhir agar kondisi keuangan maskapainya bisa kembali membaik.

“Jumlah penumpang menurun drastis hingga 90 persen,” kata Irfan.

Irfan juga berharap ke depannya ada kebijakan pemerintah yang bisa membuat industri penerbangan di Indonesia kembali bergairah.

“Kita berharap di 7 Juni nanti ada policy baru dari gugus tugas (Covid-19) yang memungkinkan relaksasi dalam penerbangan ke depan,” ucap dia.

Sebelumnya, Irfan memperkirakan kondisi Garuda Indonesia diprediksi baru akan normal kembali pada tahun 2022 hingga 2023.

"Kami mendapatkan konsesus, insustri ini bisa recovery sebelum covid dalam masa 2 sampai 3 tahun," ucapnya dalam sebuah diskusi virtual, Selasa (2/6/2020) lalu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X