Marketeers Hangout 2020, Lebih Kreatif dan Produktif di Tengah Pandemi

Kompas.com - 12/06/2020, 11:30 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com – Marketeers menggelar Marketeers Hangout 2020 bertajuk More Creative, More Productive. Marketeers Hangout merupakan event webinar terbesar yang digelar di Indonesia selama dua hari dengan 30 sesi, 50 pembicara, dan melibatkan 1.000 partisipan.

Event dengan platform video conference Zoom Webinar ini akan digelar pada 17 dan 18 Juni 2020, dari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.

Acara tersebut dilaksanakan di tengah disrupsi virus corona (Covid-19) yang berimbas pada krisis global.

Akibat pandemi ini, masyarakat mau tidak mau harus bisa membiasakan diri dengan kenormalan baru (New Normal) yang situasinya tidak sama lagi dengan masa ketika pandemi ini belum terjadi.

Mulai dari pembatasan aktivitas fisik, bekerja dari rumah, hingga ketergantungan pada platform digital dalam melaksanakan aktivitasnya. Meski demikian, masyarakat khususnya para pelaku bisnis, tidak boleh menyerah pada keadaan. Mereka harus tetap kreatif sekaligus produktif di masa sulit ini.

“Marketeers Hangout juga menjadi event paling lengkap dengan puluhan tema dan pembicara yang relevan dengan New Normal. Kita akan belajar banyak hal dari para pembicara tentang strategi menghadapi masa pandemi dan sesudahnya, dari perubahan perilaku konsumen, penyusunan strategi bisnis baru, digitalisasi, hingga pentingnya kepemimpinan kuat yang membawa bisnis tetap eksis dan berkembang di masa depan,” ujar Editor in Chief Marketeers Iwan Setiawan dalam keterangannya, Kamis (11/6/2020).

Iwan pun mengatakan event ini bisa menjadi kesempatan bagi brand maupun para marketing enthusiast untuk membangun engagement lebih dalam dengan segmen milenial dan Gen Z yang menjadi segmen utama event ini. Oleh karena itu, seluruh acara Marketeers Hangout menyuguhkan banyak konten yang dikemas dengan fun maupun substance with style.

Diadakan dalam dua hari, tema webminar ini cukup beragam, mulai dari strategi perusahaan menghadapi Post COVID-19, pemasaran untuk UKM, berinvestasi di masa sulit, strategi human resources (HR) mengelola karyawan di masa pandemi, hingga peran public relations (PR).

Selain itu juga akselerasi bisnis dengan digitalisasi, perubahan customer behaviour, Indonesia economic outlook, urban farming, serta pentingnya strong leadership bagi organisasi di tengah krisis.

Selain itu, event ini juga menyuguhkan sesi-sesi yang fun dan entertaint, seperti smart photography, parenting di masa pandemi, creative cooking, konser dari rumah, membuat copywriting yang memikat, meditasi, hingga music performance.

Semua sesi tersebut diisi oleh tokoh-tokoh bisnis, pemerintahan dan pakar di bidang masing-masing. Sebut saja Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaatmadja, Direktur PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, Handayani, Chief. Corporate Human Capital Development PT Astra International Tbk A. Budi Santoso, artis Kikan, konsultan musik Aldo Sianturi, TikTok, Line Indonesia, dan sebagainya.

Marketeers Hangout juga akan diramaikan oleh Pengiat Urban Farming Syarif Syaifulloh, Pemilik Haiqal’s Garden dan Diaspora Indonesia di Amerika Serikat. Nantinya, ‘Pak Tani’ panggilan akrab Syaifulloh akan sharing secara langsung dari Philadelphia.

“Event webinar ini merupakan inisiatif murni Marketeers Media dan MICE sekaligus menjadi bentuk nyata respons yang cepat pada perubahan-perubahan di era New Normal sekarang ini,” kata Iwan.

Baca juga: Conversation Marketing ala McDonalds Sarinah



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meterai Rp 10.000 Sudah Didistribusikan, Begini Tampilannya

Meterai Rp 10.000 Sudah Didistribusikan, Begini Tampilannya

Rilis
Diminta BI Turunkan Suku Bunga, Ini Respons Bank Mandiri

Diminta BI Turunkan Suku Bunga, Ini Respons Bank Mandiri

Whats New
Ada Rencana Bangun Bank Digital, Bank Mandiri Pilih Jalur Organik

Ada Rencana Bangun Bank Digital, Bank Mandiri Pilih Jalur Organik

Whats New
LPS: Suku Bunga Simpanan Perbankan Diproyeksi Terus Turun

LPS: Suku Bunga Simpanan Perbankan Diproyeksi Terus Turun

Whats New
Sandiaga: Rp 150 Triliun Keluar RI Tiap Tahun karena Kita Asyik Berlibur ke Negara Lain

Sandiaga: Rp 150 Triliun Keluar RI Tiap Tahun karena Kita Asyik Berlibur ke Negara Lain

Whats New
Bank Mandiri Perkirakan 10-11 Persen Debitur Restrukturisasi Gagal Bayar

Bank Mandiri Perkirakan 10-11 Persen Debitur Restrukturisasi Gagal Bayar

Whats New
Lewat Platform Ini, UMKM Bisa Belajar Mengembangkan Bisnis Secara Digital

Lewat Platform Ini, UMKM Bisa Belajar Mengembangkan Bisnis Secara Digital

Whats New
Konsumsi BBM Diproyeksi Turun Terus, Ini Strategi Pertamina

Konsumsi BBM Diproyeksi Turun Terus, Ini Strategi Pertamina

Whats New
Erick Thohir Minta Semua Pihak Tinggalkan Ego Sektoral di Tengah Pandemi

Erick Thohir Minta Semua Pihak Tinggalkan Ego Sektoral di Tengah Pandemi

Whats New
Klarifikasi Calon Petahana Dewan Pengawas Soal Dugaan Nepotisme di BPJS Ketenagakerjaan

Klarifikasi Calon Petahana Dewan Pengawas Soal Dugaan Nepotisme di BPJS Ketenagakerjaan

Whats New
Rupiah Ditutup Melemah, Ini Faktor Pendorongnya

Rupiah Ditutup Melemah, Ini Faktor Pendorongnya

Spend Smart
Viral Transaksi Pakai Dinar dan Dirham, BI: Cuma Rupiah Alat Pembayaran yang Sah di NKRI!

Viral Transaksi Pakai Dinar dan Dirham, BI: Cuma Rupiah Alat Pembayaran yang Sah di NKRI!

Whats New
IHSG Anjlok 2 Persen, Kini Berada di Level 5.979

IHSG Anjlok 2 Persen, Kini Berada di Level 5.979

Earn Smart
Menaker: Dengan Banyaknya SDM yang Kompeten, Penyerapan Tenaga Kerja Akan Meningkat

Menaker: Dengan Banyaknya SDM yang Kompeten, Penyerapan Tenaga Kerja Akan Meningkat

Whats New
Laba Bank Mandiri Tahun 2020 Turun 38 Persen Jadi Rp 17,1 Triliun, Ini Sebabnya

Laba Bank Mandiri Tahun 2020 Turun 38 Persen Jadi Rp 17,1 Triliun, Ini Sebabnya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X