Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gelar RUPST, PT Timah Umumkan Susunan Direksi Baru

Kompas.com - 10/05/2024, 07:30 WIB
Kiki Safitri,
Aprillia Ika

Tim Redaksi


JAKARTA, KOMPAS.com - PT Timah Tbk (TINS) Anggota Holding Grup MIND ID baru saja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2023 pada Rabu (8/5/2024).

Dalam RUPST tersebut perusahaan menyetujui penggantian direktur perusahaan. Direktur Utama PT Timah, Ahmad Dani Virsal menyampaikan, para pemegang saham juga menyetujui usulan perubahan susunan pengurus Perseroan.

“RUPST Timah mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Direktur Pengembangan Usaha Koko Wigyantoro dan Direktur Sumber Daya Manusia, Tigor Pangaribuan. RUPST juga menyetujui pengangkatan Dicky Octa Zahriadi sebagai Direktur Pengembangan Usaha dan Hendra Kusuma Wardana sebagai Direktur Sumber Daya Manusia,” kata Ahmad Dani Virsal.

Baca juga: Pendiri Jadi Tersangka Dugaan Korupsi PT Timah, Sriwijaya Air Buka Suara

Dengan disetujuinya perubahan tersebut, maka susunan pengurus Perseroan menjadi sebagai berikut:

Komisaris

Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: M. Alfan Baharudin

Komisaris Independen : Agus Rajani Panjaitan

Komisaris : Yudo Dwinanda Priaadi ?Komisaris : Rustam Effendi

Komisaris : Sufyan Syarif 

Direksi

Direktur Utama : Ahmad Dani Virsal?Direktur Operasi dan Produksi : Nur Adi Kuncoro

Direktur Keuangan : Fina Eliani?Direktur SDM : Hendra Kusuma Wardana

Direktur Pengembangan Usaha : Dicky Octa Zahriadi

Baca juga: Walau Pendapatan Turun, PT Timah Bukukan Laba Per Kuartal I 2024

Ahmad Dani Virsal mengatakan, PT Timah Tbk (TINS) berkomitmen untuk melakukan perbaikan kinerja sehingga mampu mendukung kinerja yang lebih baik dalam upaya memberi nilai tambah pada industri tambang mineral Indonesia.

Pada tahun buku 2023, PT Timah membukukan pendapatan sebesar Rp 8,4 triliun dengan EBITDA sebesar Rp 684,3 miliar dan rugi tahun berjalan sebesar Rp 449,7 miliar. Posisi nilai aset perseroan pada tahun 2023 sebesar Rp 12,8 triliun, dengan posisi liabilitas sebesar Rp 6,6 triliun, pinjaman bank dan utang obligasi pada akhir tahun 2023 tercatat Rp 3,5 triliun dengan ekuitas sebesar Rp 6,2 triliun.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com