Menurut Pengamat, Sekarang Saat Tepat Bersih-bersih Pasar Modal?

Kompas.com - 12/06/2020, 18:38 WIB
Ilustrasi bursa thikstockIlustrasi bursa

JAKARTA, KOMPAS.com - Mulai membaiknya IHSG setelah lama terpuruk akibat pandemi Covid-19 dinilai tidak terlepas dari sejumlah faktor.

Ini termasuk kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dikeluarkan untuk mencegah transaksi pasar modal terjun terlalu dalam dan kembali rebound di saat yang tepat.

Menguatnya IHSG juga diharapkan menjadi momentum bagi OJK untuk melanjutkan gerakan bersih-bersih pasar modal yang telah dilakukan sejak akhir tahun. Ini guna menciptakan transaksi pasar modal yang teratur, kredibel dan transparan serta melindungi konsumen.

Baca juga: Di Rumah Aja, Begini Cara Jadi Investor Pasar Modal dalam 10 Menit

Menurut pengamat pasar modal Prihatmo Hari, peran OJK sangat besar dalam menjaga volatilitas pasar saham di masa Covid-19, dengan mengeluarkan berbagai kebijakan di waktu yang tepat pada saat tekanan ekonomi global mulai mempengaruhi sektor keuangan Indonesia.

Prihatmo juga menilai mulai membaiknya IHSG ini sejalan dengan ekosistem pasar modal yang lebih kredibel dan dipercaya oleh investor sebagai dampak dari upaya bersih-bersih pasar modal yang telah dijalankan OJK sejak tahun 2019.

"Ini untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap industri,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Jumat (12/6/2020).

Sebagaimana diketahui, untuk meningkatkan kepatuhan pelaku pasar modal, OJK telah melakukan 206 aksi pengawasan (supervisory action) selama 2019.

Baca juga: OJK Sebut Pasar Modal Mulai Pulih

Ini meliputi berbagai pemeriksaan seperti transaksi efek, kepatuhan lembaga efek, kepatuhan pengelolaan investasi, kepatuhan emiten dan kepatuhan profesi dan lembaga penunjang.

Hasilnya, berbagai pelanggaran ditemukan dari aksi pengawasan ini seperti perdagangan semu, manipulasi harga, fixed return reksa dana, pemasar reksa dana tanpa izin, pelanggaran RUPS/RUPSLB dan lain-lainnya.

Sementara itu, Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee. Dia menuturkan, kebijakan bersih-bersih yang dilakukan OJK cukup membuat pasar saham lebih bersih dan integritas.

Langkah ini supaya para investor lokal dan asing bisa masuk ke pasar saham Indonesia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X