Harga Tiket Pesawat Akan Dinaikkan, Bagaimana Dampaknya?

Kompas.com - 18/06/2020, 17:27 WIB
Ilustrasi tiket pesawat THINKSTOCKIlustrasi tiket pesawat

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memberikan izin kepada maskapai untuk menaikkan harga tiket pesawat hingga mendekati tarif batas atas (TVA), guna mengimbangi aturan pembatasan jumlah penumpang.

Pengamat penerbangan dari Arista Indonesia Aviation Center (AIAC) Arista Atmadjati menilai, pernyataan tersebut disampaikan pemerintah untuk menyelamatkan industri penerbangan yang tengah terpukul akibat pandemi Covid-19.

Kendati demikian, Arista mengingatkan kepada maskapai untuk memperhatikan beberapa hal sebelum menaikkan tarif tiket pesawat.

Baca juga: New Normal, Tiket Pesawat Garuda Indonesia Berpotensi Naik

Seperti halnya, daya beli masyarakat yang tengah mengalami penurunan akibat merebaknya virus corona.

"Dan anggaran mereka disiapkan untuk masuk sekolah dan kuliah anak-anak mereka, jadi masyarakat konsen ke sekolah baru," katanya kepada Kompas.com, Kamis (18/6/2020).

Selain itu, Arista juga menilai saat ini mayoritas masyarakat masih khawatir dengan masih tingginya potensi penyebaran Covid-19.

"Boro-boro tarif mahal, tarif turun juga mereka mikir mau terbang. Syarat-syarat buat naik pesawat juga memberatkan," ujarnya.

Baca juga: Harga Tiket Pesawat Dinaikkan Saat PSBB, Ini Kata INACA

Arista memprediksi, kekhwatiran masyarakat untuk menggunakan pesawat baru mulai akan mereda pada Agustus mendatang. Dimana pada periode tersebut, sudah memasuki masa low season.

"Jadi tarif mahal percuma enggak terbeli karena low demand Agustus sampai dengan tengah Desember," katanya.

Oleh karenanya, rencana kenaikkan tarif pesawat dinilai Arista sebagai langkah percobaan yang memang perlu dilakukan oleh maskapai.

"Ya semacam uji coba gambling, begini murah penumpang juga segitu-segitu saja. Sekalian dimahalkan saja, bisa ada tambahan revenue," ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Intip Kekayaan Anak dan Mantu Jokowi yang Resmi Jadi Wali Kota

Intip Kekayaan Anak dan Mantu Jokowi yang Resmi Jadi Wali Kota

Whats New
Harga Minyak Terus Menguat, Bisa Bikin Keuangan Negara Makin Berat

Harga Minyak Terus Menguat, Bisa Bikin Keuangan Negara Makin Berat

Whats New
Beredar Hoax Pendaftaran Sertifikat Tanah Lewat Program PTSL BPN

Beredar Hoax Pendaftaran Sertifikat Tanah Lewat Program PTSL BPN

Whats New
Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Spend Smart
BNI dan Mandiri Mau Blokir Kartu ATM Magnetic Stripe, BRI Bagaimana?

BNI dan Mandiri Mau Blokir Kartu ATM Magnetic Stripe, BRI Bagaimana?

Whats New
Daya Beli Masyarakat Miskin Tertekan, Pemerintah Diminta Tingkatkan Efisiensi Penyaluran Bansos

Daya Beli Masyarakat Miskin Tertekan, Pemerintah Diminta Tingkatkan Efisiensi Penyaluran Bansos

Whats New
Lowongan Kerja di BUMN Nindya Karya untuk S1 Semua Jurusan, Simak Posisi dan Syaratnya

Lowongan Kerja di BUMN Nindya Karya untuk S1 Semua Jurusan, Simak Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Gagal Lolos Prakerja Gelombang 12? Bisa Daftar Lagi di Gelombang 13

Gagal Lolos Prakerja Gelombang 12? Bisa Daftar Lagi di Gelombang 13

Whats New
Ketahui Perbedaan Notaris dan PPAT

Ketahui Perbedaan Notaris dan PPAT

Whats New
OJK Perpanjang Relaksasi BPR dan BPRS, Sampai Kapan?

OJK Perpanjang Relaksasi BPR dan BPRS, Sampai Kapan?

Whats New
Mengembangkan Diri Lewat “Kepo”

Mengembangkan Diri Lewat “Kepo”

Work Smart
Lengkap Rincian Biaya Admin Mandiri, Bunga, dan Saldo Minimal Tabungan

Lengkap Rincian Biaya Admin Mandiri, Bunga, dan Saldo Minimal Tabungan

Spend Smart
Salah Transfer Rp 51 Juta Berujung Penjara, BCA: Sudah 2 Kali Surat Pemberitahuan

Salah Transfer Rp 51 Juta Berujung Penjara, BCA: Sudah 2 Kali Surat Pemberitahuan

Whats New
[POPULER MONEY] Perkara Salah Transfer Rp 51 Juta | Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13

[POPULER MONEY] Perkara Salah Transfer Rp 51 Juta | Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13

Whats New
Simak Saldo Minimal Tabungan di Bank BNI, BRI, BTN, dan Mandiri

Simak Saldo Minimal Tabungan di Bank BNI, BRI, BTN, dan Mandiri

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X