Menko PMK: 2024, Harus 98 Persen Penduduk RI Terdaftar Program JKN

Kompas.com - 19/06/2020, 06:43 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy saat memberikan sambutan dalam acara Peluncuran Buku Statistik JKN 2014-2018: Mengungkap Fakta JKN dengan Data di Kantor Kemenko PMK, Kamis (18/6/2020). Dok. Humas Kemenko PMKMenko PMK Muhadjir Effendy saat memberikan sambutan dalam acara Peluncuran Buku Statistik JKN 2014-2018: Mengungkap Fakta JKN dengan Data di Kantor Kemenko PMK, Kamis (18/6/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, saat ini pemerintah telah menugaskan BPJS Kesehatan untuk mendaftarkan masyarakat menjadi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Ia menyebut harus ada 98 persen dari jumlah penduduk yang nantinya harus masuk ke dalam program JKN pada tahun 2024 mendatang.

"Jika mengacu kepada jumlah penduduk Indonesia yang saat ini sebanyak 271 juta jiwa maka ada sebanyak 265,5 juta masyarakat yang harus didaftarkan menjadi peserta BPJS Kesehatan," ujarnya dalam peluncurkan buku Statistik JKN, Kamis (18/6/2020).

Baca juga: Simak, Begini Cara Bayar Denda Layanan JKN-KIS lewat Tokopedia

Sementara itu, lanjut dia, jika dibandingkan dengan jumlah peserta yang resmi terdaftar hingga 31 Mei 2020 baru tercatat sebanyak 220,6 juta peserta atau sebanyak 83 persen, maka ada 15 persen lagi yang menjadi target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Muhadjir juga menyebut ada beberapa permasalahan yang harus diperbaiki agar bisa mendorong tercapainya jumlah peserta tersebut.

Antara lain, masih banyaknya ketimpangan yang terjadi baik dari segi kualitas pelayanan, kesetaraan pelayanan hingga kemudahan akses peserta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Hal inilah yang harus kita dorong agar semuanya bisa kita perbaiki satu-satu. Oleh sebab itu saya minta juga kerja samanya baik yang berada di lapangan atau pun di tingkat atas untuk sama-sama bekerja merealisasikan ini," katanya.

Baca juga: Perhimpunan Rumah Sakit: JKN Bukan Kayak Tiket Bioskop...


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.