Di Jakarta, Baru 0,04 Persen Angkutan Umum Gunakan Kendaraan Listrik

Kompas.com - 27/06/2020, 18:06 WIB
PT Blue Bird Tbk (BIRD) memperkenalkan armada taksi mobil listrik yang diberi nama e-Taxi. Ini merupakan salah satu inovasi yang digagas Blue Bird untuk membirukan langit Indonesia. Dok. ShutterstockPT Blue Bird Tbk (BIRD) memperkenalkan armada taksi mobil listrik yang diberi nama e-Taxi. Ini merupakan salah satu inovasi yang digagas Blue Bird untuk membirukan langit Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengungkapkan, penggunaan kendaraan listrik untuk angkutan umum di Jakarta masih sedikit.

Dari total 89.773 armada angkutan umum di Jakarta, 50 persennya mengkonsumsi solar dan 37,7 persen mengkonsumsi premium.

"(Sementara) Angkutan umum dan angkutan barang yang menggunakan bahan bakar gas sebanyak 16,3 persen. Sementara, untuk kendaraan listrik masih sangat kecil baru 0,04 persen," katanya dalam bincang virtual yang digagas oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Sabtu (27/6/2020).

Baca juga: Menhub: Bandara Kulon Progo Siap Diresmikan Presiden

"Ini karena memang untuk kendaraan listrik baru dioperasionalkan TransJakarta dan juga angkutan taksi yang dioperasionalkan oleh PT Blue Bird," ucapnya.

Oleh sebab itu, terbit Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019, yang di dalamnya terdapat 7 program prioritas penanganan kualitas udara Jakarta.

Salah satunya, pembatasan usia kendaraan angkutan umum di Jakarta tidak boleh lebih dari 10 tahun.

"Ini pun kami tindaklanjuti dengan instruksi kepala dinas. Kami sudah mulai melakukan pengawasan ketat pengujian kendaraan bermotor. Jadi bagi kendaraan bermotor di atas 10 tahun tidak dilaksanakan lagi pengujian, kami imbau melakukan peremajaan kendaraan. Bahkan ada beberapa yang sudah kami scraping," ujarnya.

Baca juga: Hari Terakhir Lapor Meteran Listrik ke PLN, Simak Caranya



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X