Nufransa Wira Sakti
Staf Ahli Menkeu

Sept 2016 - Jan 2020: Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan.

Saat ini menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengawasan Pajak

Tambahan Anggaran untuk Mengatasi Dampak Pandemi Covid-19

Kompas.com - 03/07/2020, 15:44 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

KOMPAS.com - Tidak heran apabila Presiden Joko Widodo geram melihat perkembangan pencairan anggaran untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Semua peraturan terkait tambahan alokasi anggaran untuk mengatasi pandemic Covid-19 di Indonesia telah lama digulirkan.

Diawali dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2020 yang telah ditetapkan menjadi UU Nomor 2 Tahun 2020, yang kemudian diikuti dengan perubahan alokasi anggaran melalui Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2020.

Berdasasarkan data yang disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada rapat kerja dengan DPR 24 Juni 2020, serapan anggaran program PEN untuk bidang Kesehatan baru 4,68 persen, perlindungan sosial 34,06 persen serta bantuan sektoral dan pemda baru 4,01 persen.

Baca juga: Realisasi Anggaran PEN untuk Korporasi Masih 0 Persen, Ini Penjelasan Kemenkeu

 

Untuk masing-masing bidang tersebut tidak semata-mata menjadi tanggung jawab dari kementerian teknis tapi semua unit kerja terkait.

Seperti misalnya bidang Kesehatan, selain pemberian insentif bagi tenaga Kesehatan dan pembelian alat-alat Kesehatan oleh Kementerian Kesehatan, dalam alokasi anggaran tersebut terdapat pula pembelian Alat Pelindung Diri (APD) yang dilakukan oleh gugus tugas Covid-19, anggaran penanganan BPJS Kesehatan agar mampu membayar klaim rumah sakit, serta ada insentif pajak yang diberikan langsung ke rumah sakit untuk jasa kesehatan.

Sehingga proses pencairan anggaran ini memerlukan sinergi dan koordinasi yang erat di semua Lembaga.

Namun di balik kegeraman Pak Jokowi, beliau tetap menaruh perhatian besar terhadap kasus pandemi Covid-19 ini.

Untuk itu pemerintah melalui instrumen APBN menambah lagi alokasi belanjanya sehingga total belanja untuk mengatasi pandemi ini adalah Rp 695,2 triliun. Perubahan ini ditetapkan melalui Peraturan Presiden nomor 72 tahun 2020 yang berlaku sejak diundangkan pada tanggal 25 Juni 2020.

Yang menjadi pokok perubahan adalah defisit tahun 2020 yang diperkirakan lebih tinggi dari sebelumnya di Perpres 54/2020, dari 5,07 persen PDB diperkirakan menjadi 6,34 persen.

Hal ini disebabkan pertama karena pendapatan negara diperkirakan menurun Rp60,9 triliun sebagai dampak perlambatan ekonomi dan pemberian insentif perpajakan.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rekrutmen Tenaga Kesehatan Haji 2023 Dibuka, Simak Formasi, Syarat, dan Cara Daftarnya

Rekrutmen Tenaga Kesehatan Haji 2023 Dibuka, Simak Formasi, Syarat, dan Cara Daftarnya

Work Smart
Bukan Percetakan atau Baliho, Ini Sektor yang Bakal Cuan di Tahun Politik 2024

Bukan Percetakan atau Baliho, Ini Sektor yang Bakal Cuan di Tahun Politik 2024

Whats New
Daftar Lowongan Kerja Bulan November 2022, dari KPU hingga Adaro

Daftar Lowongan Kerja Bulan November 2022, dari KPU hingga Adaro

Work Smart
Proyek Infrastuktur RI Diminta Tanpa Impor, Industri Dalam Negeri Siap?

Proyek Infrastuktur RI Diminta Tanpa Impor, Industri Dalam Negeri Siap?

Whats New
Harita Group Salurkan 2 Tahap Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Harita Group Salurkan 2 Tahap Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Whats New
Sederet Manfaat Nikel dalam Kehidupan Sehari-hari

Sederet Manfaat Nikel dalam Kehidupan Sehari-hari

Whats New
Tingkatkan Produksi Beras Nasional, Mentan SYL Kawal Gerakan Tanam di Kawasan Food Estate Kapuas

Tingkatkan Produksi Beras Nasional, Mentan SYL Kawal Gerakan Tanam di Kawasan Food Estate Kapuas

Rilis
6 Cara Cek Tagihan IndiHome secara Online dengan Mudah

6 Cara Cek Tagihan IndiHome secara Online dengan Mudah

Spend Smart
Pemulihan Pasca-gempa Cianjur, Ini Tips Menjaga Kesehatan untuk Penyintas Gempa

Pemulihan Pasca-gempa Cianjur, Ini Tips Menjaga Kesehatan untuk Penyintas Gempa

Whats New
5 Cara Cek Pajak Kendaraan di Jawa Timur lewat HP, Mudah dan Praktis

5 Cara Cek Pajak Kendaraan di Jawa Timur lewat HP, Mudah dan Praktis

Spend Smart
Sempat Sindir Orang Kaya Pakai BPJS, Ini Klarifikasi Lengkap Menkes

Sempat Sindir Orang Kaya Pakai BPJS, Ini Klarifikasi Lengkap Menkes

Whats New
BI 4 Kali Naikkan Suku Bunga, Ekonom Prediksi Kredit Tumbuh Lambat dan NPL Naik

BI 4 Kali Naikkan Suku Bunga, Ekonom Prediksi Kredit Tumbuh Lambat dan NPL Naik

Whats New
Pantang Mundur Jokowi di Kereta Cepat, meski Harus Tambah Utang ke China

Pantang Mundur Jokowi di Kereta Cepat, meski Harus Tambah Utang ke China

Whats New
Sri Mulyani Heran, Ada Badai PHK, Padahal Setoran Pajak Naik

Sri Mulyani Heran, Ada Badai PHK, Padahal Setoran Pajak Naik

Whats New
Ekonom Prediksi Badai PHK akan Meningkat Meski Terbatas

Ekonom Prediksi Badai PHK akan Meningkat Meski Terbatas

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.