KILAS

Gabung Jadi Merchant GrabFood, Omzet Usaha Ermin Meningkat 110 Persen

Kompas.com - 07/07/2020, 21:49 WIB
Erwin Ansari (34), pemilik Kedai Auss Kah merasakan manfaat lebih sejak bergabung sebagai merchant GrabFood. Pendapatan usahanya mampu meningkat hingga 110 persen tiap harinya. DOK. GRABErwin Ansari (34), pemilik Kedai Auss Kah merasakan manfaat lebih sejak bergabung sebagai merchant GrabFood. Pendapatan usahanya mampu meningkat hingga 110 persen tiap harinya.
|

KOMPAS.com - Tak hanya memudahkan urusan hidup sehari-hari, pemanfaatan teknologi digital dalam dunia usaha, khususnya makanan dan minuman ternyata mampu memberikan dampak positif. 

Hal tersebut dirasakan oleh Erwin Ansari (34), pria asal Balikpapan sekaligus pemilik kedai Auss Kah.

Erwin mengungkapkan, sebelum merambah dunia digital, usaha minuman dingin yang ia rintis sejak April 2020 itu hanya mampu menghasilkan omzet Rp 3,5 juta per hari. 

Kini, setelah mendaftar sebagai merchant di GrabFood, Erwin mengaku bahwa pendapatan usahanya meningkat hingga 110 persen.

Baca juga: Kontribusi Mitra GrabFood terhadap Perekonomian Indonesia Melonjak 79 Persen

Bahkan, kini Erwin mampu mempekerjakan karyawan untuk membantu operasional bisnis yang tergolong dalam usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM) itu. 

"Senang rasanya bisa membuka lapangan kerja bukan hanya buat diri sendiri, tapi juga untuk orang lain,” akunya. 

Khusus di Balikpapan, usaha macam Auss Kah menjadi salah satu tulang punggung bagi perekonomian di sana, selain industri minyak dan gas (migas). 

Data Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Balikpapan 2019 mencatat, sebanyak 85 persen dari total 22.853 UMKM merupakan usaha mikro.

Baca juga: CSIS: Kontribusi Grab ke Ekonomi Nasional Rp 77 Triliun

Meski begitu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Timur Fuad Assadin mengatakan, UMKM berpeluang menjadi lapangan kerja baru bagi masyarakat Kalimantan Timur.

Terkait digitalisasi, dalam hal ini bermitra dengan GrabFood, Center for Strategic and International Studies (CSIS) dan Tenggara Strategics menemukan adanya peningkatan pendapatan hingga 35 persen atau Rp 41,5 juta per bulan pada UMKM kuliner di Balikpapan. 

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesan Luhut kepada Para Pejabat: Jangan Merasa Sombong dan Hebat

Pesan Luhut kepada Para Pejabat: Jangan Merasa Sombong dan Hebat

Whats New
Sri Mulyani Sebut Pegawai DJP yang Diduga Terlibat Kasus Suap Telah Dibebastugaskan

Sri Mulyani Sebut Pegawai DJP yang Diduga Terlibat Kasus Suap Telah Dibebastugaskan

Whats New
Soal Dugaan Kasus Suap di Ditjen Pajak, Sri Mulyani: Tindak Lanjut Pengaduan Masyarakat di Awal 2020

Soal Dugaan Kasus Suap di Ditjen Pajak, Sri Mulyani: Tindak Lanjut Pengaduan Masyarakat di Awal 2020

Whats New
Vaksinasi Drive Thru Bagi Lansia Resmi Beroperasi di JIExpo Kemayoran

Vaksinasi Drive Thru Bagi Lansia Resmi Beroperasi di JIExpo Kemayoran

Whats New
Ini Sejarah Kepemilikan Saham Pemprov DKI di Perusahaan Bir Anker

Ini Sejarah Kepemilikan Saham Pemprov DKI di Perusahaan Bir Anker

Whats New
Bank Victoria Siapkan Modal Inti Rp 3 Triliun di 2022 dan Bangun Bisnis Digital

Bank Victoria Siapkan Modal Inti Rp 3 Triliun di 2022 dan Bangun Bisnis Digital

Whats New
Prihatin dengan Kondisi Industri Timah Indonesia, Mind Id Berkomitmen Patuhi Peraturan

Prihatin dengan Kondisi Industri Timah Indonesia, Mind Id Berkomitmen Patuhi Peraturan

Rilis
Industri Kecil di NTB Ini Sudah Bisa Produksi Ratusan Unit Kendaraan Listrik

Industri Kecil di NTB Ini Sudah Bisa Produksi Ratusan Unit Kendaraan Listrik

Whats New
Sesi I IHSG Menguat, Rupiah Beranjak Meninggalkan Level Rp 14.300 Per Dollar AS

Sesi I IHSG Menguat, Rupiah Beranjak Meninggalkan Level Rp 14.300 Per Dollar AS

Whats New
Lowongan Kerja BUMN Terbaru, Simak Posisi dan Syaratnya

Lowongan Kerja BUMN Terbaru, Simak Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Ini Kunci Agar UMKM Dapat Mendunia Versi Sandiaga Uno

Ini Kunci Agar UMKM Dapat Mendunia Versi Sandiaga Uno

Whats New
Pemilik Kapal Perikanan Wajib Beri Jaminan Kesehatan hingga Jaminan Hari Tua untuk ABK

Pemilik Kapal Perikanan Wajib Beri Jaminan Kesehatan hingga Jaminan Hari Tua untuk ABK

Whats New
ITDC Tandatangani Kontrak Rp 1,7 Triliun untuk Pembangunan di Mandalika

ITDC Tandatangani Kontrak Rp 1,7 Triliun untuk Pembangunan di Mandalika

Rilis
AETI Sebut Ada RKAB Tambang yang Belum Sesuai Aturan

AETI Sebut Ada RKAB Tambang yang Belum Sesuai Aturan

Rilis
Holding Tambang BUMN Prihatin dengan Kondisi Industri Timah, Ini Alasannya

Holding Tambang BUMN Prihatin dengan Kondisi Industri Timah, Ini Alasannya

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X